Suara.com - Imbas dari aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Jakarta membuat sejumlah titik masuk Ibu Kota dijaga ketat aparat gabungan. Sejumlah pengendara yang hendak masuk Jakarta terlebih dahulu dicegat dan dicek, Senin (13/4/2020).
Akibat aturan itu, jalur di perbatasan Jakarta-Depok mengalami kepadatan. Salah satu pemeriksaan oleh aparat adalah di fly over Universitas Indonesia mengarah ke Jakarta.
pada Senin pagi sekitar pukul 09.30 WIB, tampak banyak kendaraan baik roda dua maupun roda empat tersendat di jalur naik menuju ke fly over UI, Depok.
Sementara dari arah jalan Margonda Raya tampak pengendara bisa memacu kendaraannya dengan lancar lantaran kondisi jalan yang lengang. Namun mendekati akses fly over UI lalu lintas agak tersendat.
Tersendatnya lalu lintas ini, dikarenakan petugas dari Satlantas Polresta Metro Depok melakukan pengecekan apakah pengendara kendaraan memakai masker atau membawa muatan lebih dari dua orang.
Petugas kepolisian dibantu petugas Suku Dinas Perhubungan Depok mengecek satu per satu kendaraan yang melintas mengarah ke DKI Jakarta tersebut.
Diketahui, Pemprov Jabar juga akan memberlakukan PSBB di wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok dan Kabupaten/Kota Bekasi (Bodebek).
PSBB di wilayah tersebut mulai resmi dilaksanakan padaRabu (15/4/2020) lusa nanti.
Keputusan ini dikeluarkan usai Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyetujui pengajuan PSBB yang diajukan pada 8 April lalu.
Baca Juga: PSBB Hari ke-4, Lalu Lintas di Jakarta Kembali Ramai
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?