Suara.com - Polisi meringkus Rahmat Hidayat, YouTuber asal Medan lantaran dianggap telah melakukan penghinaan terhadap lagu berjudul Aisyah Istri Rasulullah. Dalam kasus ini, Rahmat yang memiliki nama beken Aleh-aleh Khas Medan telah ditetapkan sebagai tersangka.
Setelah berstatus tersangka, polisi juga resmi menahan YouTuber berambut kribo itu dengan sangkaan Pasal 27 ayat (3) UU ITE tentang penghinaan.
"Aleh-aleh sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jericho Lagian Chandra seperti dilansir dari Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Selasa (14/4/2020) malam.
Kasus ini berawal dari video yang diunggah Aleh-aleh di akun Youtube pribadinya. Dalam video itu, Aleh bersama 4 pemuda lainnya bernyanyi lagu “Aisyah Istri Rasululllah” diiringi gitar.
Awalnya tidak ada yang aneh dalam video tersebut. Namun, tiba-tiba Aleh yang memakai kemeja hitam lengan panjang bermotif garis putih memegang rambut dan menariknya ke belakang.
Aleh yang berlagak seperti kerasukan lalu berdiri. Temannya-temannya pun berupaya menenangkannya.
Saat berdiri, Aleh ternyata hanya mengenakan celana dalam berwarna putih. Video itu memancing kemarahan warga bahkan ormas Islam sempat mendatangi rumahnya.
Ormas Islam itu kemudian membuat laporan polisi ke Polres Pelabuhan Belawan. Aleh dan teman-temannya kemudian ditangkap.
Jericho menambahkan, bukan kali ini saja dia berulah. Beberapa waktu lalu, membuat materi stand up comedy yang menghina warga Belawan.
Baca Juga: PSBB Hari Pertama, Begini Situasi Penumpang KRL di Stasiun Bogor
Warga yang keberatan kemudian melaporkannya ke Polres Pelabuhan Belawan. Sampai akhirnya, Aleh pun meminta maaf secara terbuka.
Tag
Berita Terkait
-
Hina Lagu Aisyah Istri Rasulullah, YouTuber Asal Medan Ditahan Polisi
-
Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini 15 April 2020, Sebagian Besar Cerah
-
Potong Hewan Hidup Sebelum Mukbang, Aksi Food Blogger Ini Dikecam
-
Kronologi Polantas Ludahi Pengendara Mobil di Medan
-
Nasib Polisi di Medan Ludahi Pengendara Mobil saat Pandemi Corona
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto