Suara.com - Ada beda pendapat antarulama terkait urutan terjadinya tanda-tanda kiamat. Namun, Imam Al Qurubi mengatakan, tanda-tanda kiamat besar yang disebutkan secara bersamaan dalam hadis-hadis di atas tidaklah berurutan, tak terkecuali riwayat Muslim dari Hudzaifah.
Seperti dikutip dari laman NU Online, Senin (20/4/2020), salah satu hadis sahih yang berkaitan dengan kiamat yang pasti adalah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dalam sahihnya dan juga diriwayatkan oleh beberapa perawi hadis serta diakui oleh para ulama adalah hadis berikut:
Tanda-tanda kiamat dalam hadis ini disebut sebagai tanda-tanda kiamat kubra (hari akhir). Ada 10 tanda kiamat yang disebutkan dalam hadis ini. Namun yang disebutkan dalam hadis tersebut hanya ada delapan:
1. Pertama, Munculnya kabut (dukhan);
2. Kedua, Munculnya Dajjal;
3. Ketiga, Munculnya Dabbah;
4. Keempat, Terbitnya matahari dari barat;
5. Kelima, Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj;
6. Keenam, Munculnya Isa bin Maryam;
Baca Juga: Kerap Sisakan Rasa Khawatir, Ini Arti Mimpi Kiamat
7. Ketujuh, Adanya tiga gerhana, di timur;
8. Kedelapan, gerhana di barat;
9. Kesembilan, gerhana di jazirah Arab;
10. Kesepuluh, adanya api yang muncul dari Yaman kemudian menggiring manusia menuju tempat berkumpul.
Al Qurthubi menyebutkan ada hadis lain yang menyebutkan tanda itu secara berurutan, yakni hadis Muslim dari Hudzaifah dalam riwayat yang berbeda, yang menyebutkan tanda yang pertama kali muncul adalah tiga gerhana.
Oleh Al Qurthubi, kejadian ini sudah pernah terjadi di masa Rasul SAW. Sedangkan tanda-tanda setelahnya masih banyak diperdebatkan urutannya. (Lihat Muhammad Syamsul Haq Abadi, Aunul Mabd Syarh Ab Dawud, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 1415 H], juz XI, halaman 290-291).
Berita Terkait
-
Hits: Viral Tas dari Tulang Manusia, Ini Wujud Mengagumkan 'Ratu Kegelapan'
-
Kerap Sisakan Rasa Khawatir, Ini Arti Mimpi Kiamat
-
Jalani Sunnah Nabi Muhammad SAW, Wing Back Borneo FC Latihan Memanah
-
Suami Wajib Contoh, 14 Tindakan Romantis Nabi Muhammad Kepada Istrinya
-
Takut Kiamat Sudah Dekat karena Corona, Pencuri Kembalikan Artefak Kuno
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari