Suara.com - Seorang pria berinisial R (32) di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar) tewas dikeroyok sejumlah pemuda pada Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.
Aksi pengeroyokan itu terjadi setelah korban menegur para pelaku yang sedang berkumpul di tengah pandemi Covid-19, Selasa dini hari (21/4/2020) sekitar pukul 02.00 Wib.
Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso menuturkan korban berinisial R (32) tewas dengan luka parah di bagian kepala.
"Korban dikeroyok dengan menggunakan kayu dan batu oleh tersangka," kata Imam seperti dilansir dari Covesia.com--jaringan Suara.com.
Iman mengatakan saat ini tiga orang tersangka pengeroyokan sudah berhasil ditangkap dan diamankan di Polres Bukittinggi berikut barang bukti yang digunakan tersangka dalam melakukan pengeroyokan.
"Tiga tersangka usai minum-minum saat ditegur korban," sebutnya.
Sementara itu, Kasat reserse dan kriminal, Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution mengatakan saat ini korban telah dibawa ke ruang jenazah RSAM Bukittinggi untuk dilakukan autopsi.
"Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap tersangka lainnya," ujarnya.
Dalam kasus ini, tiga tersangka yang telah ditangkap dijerat Pasal 170 ayat 3 tentang kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman 12 tahun penjara.
Baca Juga: Iwan Fals Ditangkap Polisi, Diancam 7 Tahun Penjara
Berita Terkait
-
Positif Covid-19, Satu ABK KM Bukit Raya Meninggal Dunia
-
ODP Covid-19, 95 ABK KM Nggapulu Akan Dikarantina di Atas Kapal
-
RS Darurat Wisma Atlet Rawat 669 Pasien, 548 di Antaranya Positif Covid-19
-
Warga Miskin di Serang Meninggal karena Wabah Corona, Pemkot: Sudah Dibantu
-
AS Catat 1.433 Kematian Akibat Covid-19 Dalam Sehari, Total Capai 42.000
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis