Suara.com - Pemerintah Hong Kong akan memperpanjang pembatasan sosial -- yang bertujuan menghambat penyebaran virus corona baru -- selama 14 hari lagi, kata pemimpin kota Hong Kong Carrie Lam, Selasa (21/4/2020).
Hong Kong pada Senin (20/4) untuk pertama kalinya mencatat nol kasus baru virus corona sejak awal Maret.
Kota itu telah mengonfirmasi total 1.025 kasus infeksi virus corona baru dan empat kematian sejak wabah COVID-19 dimulai pada Januari.
Hong Kong melarang pertemuan publik lebih dari empat orang selama 14 hari sejak 29 Maret dan kemudian memperpanjang pembatasan itu hingga 23 April.
Pusat permainan, ruang dan gedung olahraga, bioskop, taman hiburan dan tempat hiburan umum lainnya juga ditutup.
Selain itu, penerimaan kedatangan warga asing di bandara juga telah ditangguhkan tanpa batas waktu.
Sumber: Antara/Reuters
Berita Terkait
-
Hari Kartini, Grup Arisan Bisa Jadi Sarana Edukasi Saat Pandemi
-
Aksi Perampokan Meningkat, Polisi Minta Pengusaha Minimarket Pasang CCTV
-
Lewat Donasi, Hellofit Ajak Anak Muda Peduli Bahaya Virus Corona
-
Pangkas Waktu Pengetesan Covid-19, Ghana Manfaatkan Drone
-
Hari Kartini, Dokter Erlina: Perempuan Punya Peran Lebih Saat Rawat Pasien
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan