Suara.com - Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah pengemis musiman atau biasa disebut dengan manusia gerobak muncul di DKI Jakarta. Munculnya para pengemis dadakan ini bersamaan dengan pandemi virus Corona Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota.
Berdasarkan pantauan Suara.com pada Rabu (22/4/2020), para pengemis dadakan tersebut sudah banyak terlihat salah satunya di Kawasan Jalan Prapanca, Kemang, Jakarta Selatan.
Mereka terlihat banyak berjejer di pinggiran trotoar Jalan Prapranca, tepatnya di depan akses masuk menuju Kemang Village.
Kebanyakan dari mereka menunggu belas kasih para pengendara baik roda empat hingga roda dua yang melintas Jalan Prapanca tersebut.
Tak hanya di Jalan Prapanca, di depan pintu akses Kemang Village, para pengemis musiman ini juga tampak ramai terlihat di sepanjang Jalan Kemang Selatan. Mereka tampak berada di samping kiri dan kanan bahu jalan dan juga memarkirkan gerobaknya.
Untuk diketahui, saat ini DKI Jakarta sedang menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB guna menekan penyebaran virus Corona Covid-19.
Munculnya para pengemis dadakan ini bersamaan dengan situasi DKI Jakarta yang menjadi episentrum penyebaran virus asal Wuhan, China tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun