Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah melarang warga untuk melakukan mudik lebaran tahun 2020. Kekinian jadwal kereta untuk tanggal 24 sampai 31 April ditiadakan.
Salah satu stasiun kereta api di Jakarta, Pasar Senen, mengikuti instruksi ini. Keberangkatan atau kedatangan kereta api dari luar kota sudah dibatalkan.
Pantauan Suara.com, imbas larangan ini suasana stasiun Pasar Senen terpantau sepi. Tak ada antrean calon penumpang menunggu jadwal kereta ke luar kota seperti hari biasanya.
Tak hanya itu, sebagian kawasan pintu keberangkatan dan kedatangan ditutup rapat. Pihak stasiun memasang pagar besi pembatas di tiap gerbang.
Petugas terlihat terpantau lebih banyak dari biasanya. Setiap beberapa meter, petugas keamanan atau dari pihak administrasi berdiri di sepanjang lorong stasiun.
Ada juga berbagai poster berisi pemberitahuan untuk menaiki kereta selama masa pandemi. Kursi tunggu untuk para calon penumpang begitu lowong tak terisi.
Salah seorang petugas bernama Herman mengatakan tak ada lagi jadwal untuk ke atau dari luar kota sampai tanggal 31 April. Kebijakan ini dilakukan sesuai instruksi dari pemerintah.
"Sampai tanggal 31 enggak ada jadwal. Ya sesuai instruksi saja kita," pungkasnya.
Baca Juga: Hampir Semua Kelurahan di Depok Zona Merah Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!