Suara.com - Sebanyak 3 anggota DPRD Batam positif virus corona. Mereka menjalankan rapid test dan hasilnya reaktif Covid-19.
Mereka menjalani rapid test pada Jumat (24/3/2020). Kepastian positif corona 100 persen akan ditentukan lewat uji tes swap.
Ketua DPRD Batam Nuryanto mengungkapkan ketiga anggota legislatif menjalani rapid test bersama 13 orang legislator lainnya.
"Dari 13 yang menjalani rapid test, 10 hasilnya non reaktif, dan 3 hasilnya reaktif," kata Nuryanto saat ditemui di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (25/4/2020).
Ketiga anggota DPRD tersebut diantaranya TS (laki-laki) dari fraksi PDIP, AT (laki-laki) dari Fraksi Nasdem, dan SN (perempuan) dari Fraksi PKS.
Ketiga anggota dewan tersebut disebutkan tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota dalam waktu dekat.
"Kayaknya enggak karena dalam 3 minggu terakhir, dari DPRD Kota Batam sudah tidak ada kegiatan dinas di luar lagi," ujar Nuryanto.
Dengan ditemukannya tiga anggota DPRD yang hasilnya reaktif, Nuryanto berharap sisa anggota DPRD Kota Batam yang belum mengikuti test bisa melakukan test secara mandiri.
"Makanya harus ada kesadaran untuk periksa sendiri. Karena kita pekayan publik dan berkomunikasi dengan banyak orang. Jangan sampai menjadi agen penyebaran virus," ucapnya.
Baca Juga: Gara-gara Sopir Ngantuk, Ambulans Pembawa Pasien Corona Nyungsep ke Parit
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!