Suara.com - Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/4/2020) ini berjumlah 824 orang. 711 orang di antaranya merupakan pasien positif Covid-19.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan 824 pasien tersebut terdiri dari 497 pria dan 327 wanita. Data itu dihimpunnya per pukul 08.00 WIB.
"Positif Covid 711 orang, PDP 56 orang, ODP 57 orang," kata Yudo kepada wartawan, Selasa.
Yudo menuturlan, pasien yang dirawat di RS Wisma Atlet berkurang 13 orang dibanding hari sebelumnya. Pasien yang positif Covid-19 pun disebutkan berkurang 12 orang.
Kemudian untuk pasien ODP berkurang satu orang dan pasien PDP masih tetap jumlahnya.
Di sisi lain, Yudo mengatakan meskipun berkurang namun ada pasien yang baru menjalani rawat inap berjumlah 24 orang.
Kemudian ada 37 pasien yang pulang atau ke luar dengan rincian ada satu pasien yang dirujuk ke RS Fatmawati, 35 orang memilih untuk isolasi mandiri dan satu orang memilih keluar atas permintaan sendiri.
Selain jumlah pasien di RS Wisma Atlet, Yudo juga mengabarkan jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Pulang Galang. Pasien yang dirawat di sana berjumlah 43 orang yang seluruhnya ialah pria.
"Positif Covid 32 orang, Orang Tanpa Gejala (negatif) 11 orang," pungkasnya.
Baca Juga: Ngeri, Andrea Dian Lihat Pasien Positif Corona Gigit Perawat di Wisma Atlet
Berita Terkait
-
Kompetisi Vakum karena Corona, IBL Gelar Kompetisi Virtual
-
Kalahkan Virus Corona, Lansia Dapat Tepuk Tangan Penghormatan dari Dokter
-
Bantu Artis saat Wabah Corona, Facebook Rilis Fitur Streaming Berbayar
-
CEK FAKTA: Benarkah Hanya Indonesia yang Bebaskan Napi Saat Pandemi Corona?
-
Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan