Suara.com - Penyanyi Didi Prasetyo atau beken dengan nama panggung Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) pagi. Didi Kempot dikempot merupakan Duta Seni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pemprov DKI Jakarta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans-e) Andri Yansyah mengakui kehilangan sosok Didi Kempot. Pasalnya Didi Kempot adalah sosok yang diterima oleh berbagai kalangan.
"Secara umum pastilah bangsa Indonesia merasa kehilangan dengan berpulangnya musisi Didik Kempot, karena memang faktanya Didik Kempot ini musisi yang diterima oleh berbagai lapisan kalangan," ujar Andri Yansah saat dihubungi, Selasa (5/5/2020).
Andri sendiri mengatakan Didi Kempot dipilih sebagai Duta K3 bukan tanpa alasan. Ia menilai musisi berjuluk Godfather of Brokenheart ini bisa merangkul segala kalangan pecinta musik.
Bahkan kalangan muda atau milenial, orang tua dan terlebih lagi kalangan pekerja dan mahasiswa juga turut menggemari musiknya.
"Yang tadinya campursari, musik daerah sulit diterima oleh penggemar Jazz, sekarang masuk. Yang sulit diterima penggemar pop juga masuk, yang sulit diterima penggemar musik rock juga masuk. Yang sulit banget diterima atau konser di universitas-universitas masuk juga," kata Andri.
Tak hanya bermusik, Andri mengatakan di berbagai kesempatan kerap melihat Didi Kempot melakukan tugasnya sebagai duta K3.
Pria kelahiran Surakarta 1966 disebut kerap menyelipkan nasihat kepada pekerja di tengah penampilan musiknya.
"Dengan pertimbangan itulah Didi Kempot kita jadinya Duta K3 sehingga pada saat beliau melakukan konser, ada sedikit dia sampaikan, entah 30 detik dia sampaikan manfaat K3. Jadi terus terang saja bangsa Indonesia kehilangan, terutama untuk kalangan Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta," tuturnya.
Baca Juga: Anies: Peringatan Keselamatan Kerja Jangan Hanya Seremonial
Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mengangkat Didi Kempot sebagai duta seni K3, pada bulan Januari 2020 lalu. Ia diminta mengampanyekan soal keselamatan kerja bagi para sobat ambyar --sebutan untuk penggemarnya-- yang memang tengah ramai di ibu kota.
Kekinian Didi Kempot dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dukuh Jtisari, Desa Mejasem, kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Selasa (5/5/2020) sore. Pemakaman tersebut dihadiri ratusan orang.
Ratusan orang mengiringi peristirahatan terakhir Didi Kempot, termasuk keluarga dan para penggemar yang disebut "Sobat Ambyar". Selain itu juga hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Didi kempot meninggal dunia dalam usia 53 tahun di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020) pukul 07.25 Wib. Didi meninggal diduga akibat serangan jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil