Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi inspektur upacara bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Gelanggang Olahraga (GOR) Soemantri, Kuningan, Jakarta Selatan. Usai menghadiri acara itu, Anies mengingatkan soal pentingnya keselamatan kerja.
Acara ini juga mencanangkan adanya bulan K3 bagi para pekerja sebagai bentuk peringatan akan hal ini. Namun Anies meminta agar K3, tidak hanya sekadar menjadi peringatan atau acara seremonial semata.
"Ini adalah pencanangan bulan K3 tapi jangan jadi seremonial. Pencanangannya memang upacara, tapi kesadarannya itu harus diwujudkan dalam langkah-langkah nyata," ujar Anies di lokasi, Jumat (17/1/2020).
Menurut Anies, keselamatan kerja menjadi prioritas utama bagi para pekerja sejak berangkat dari rumahnya ke tempat kerja. Semua orang terdekat para pekerja, selalu mengharapkan kepulangannya dengan selamat setiap harinya.
"Keluarga yang di rumah menginginkan agar anggota keluarganya yang bekerja, baik dalam perjalanan menuju tempat kerja maupun perjalanan pulang dari tempat kerja serta berada di tempat kerja, menginginkan semuanya selamat," jelasnya.
Karena itu, ia menyebut pihaknya telah menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Menurutnya perwujudan K3 menjadi tanggung jawab banyak pihak khususnya pemerintah.
"Sehingga semua resiko terindentifikasi dan bisa dicegah sehingga tidak menjadi kecelakaan atau ancaman membahayakan kesehatan bagi pekerja," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dikasari Pendemo Pro Anies Baswedan, Dewi Tanjung Laporan ke Polisi
-
DKI Beli Toa Rp 4 Miliar buat Peringatkan Bencana, Mending Kentongan Murah
-
Dewi Tanjung Mau Laporkan Pendukung Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya
-
Desak Anies Lengser, Sekda DKI: Harusnya Abu Janda Gugat Ridwan Kamil
-
Viral Remaja Ngaku Dibayar Ikut Demo Anies, Abu Janda Ungkap Hal Lain
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional