Ilustrasi akhir perhidupan manusia di Bumi. [Shutterstock]
"Kita hari ini perlu ketenangan batin. Saat ada virus wabah seperti ini jangan sampai kita ditambah takut, di atas takut. Kita ingin tawakal kepada Allah, ada, ikhtiar, ada."
"Kemudian jika ada berita-berita semacam itu, maka kita serahkan kepada Allah. Waktunya Allah yang Maha Tahu."
"Yang dimaksud Nabi kita tentang takut dengan hari kiamat itu agar menghadirkan persiapan saat ini. Bukan hanya kiamat menakutkan. Bukan. Mengingat kematian itu apa sih? Bukan kematian, dimandikan, dikafani. Tapi persiapan setelah mati itu."
Pada akhir ceramahnya, Buya Yahya berharap agar kabar-kabar semacam ini dapat diredam. Sebaiknya hadirkan berita-berita baik, indah dan dengan riwayat yang sudah jelas dari para ulama.
Komentar
Berita Terkait
-
Tentang 2016 HP6, Asteroid yang Diisukan Menabrak Bumi 8 Mei
-
Santap Sahur dengan Ayam Goreng? Ini Lima Promo dan Diskon Menarik Untukmu!
-
Perdebatan Agama Didi Kempot, Eks Menaker Hanif Dhakiri Kutip Dawuh Gus Dur
-
Ramadan Keluarga Pak Modjo (Part 5): Akibat Pandemi Corona
-
Katanya Setan Dikurung Saat Ramadan, Kenapa Masih Banyak yang Maksiat?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung