Suara.com - Satgas Covid-19 Papua Barat menemukan kasus kesembuhan perdana di Papua Barat. Kedua pasien tersebar di Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari.
Keduanya telah dilakukan pengambilan swab sebanyak dua kali dan hasilnya negatif Covid-19.
“Kedua pasien sembuh dari corona baru pertama kali terjadi dan akan dipulangkan dengan secara serimonial pada Senin 11 Mei 2020,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, Arnoldus Tiniap, ditulis Senin (11/5/2020).
Pasien yang sembuh dari corona berjenis kelamin laki-laki, berusia 71 tahun di Kota Sorong dan di Kabupaten Manokwari berusia 29 tahun.
Sementara itu, hari ini terdapat seorang warga di Kota Pala Fakfak terkonfirmasi positif Covid-19. Temuan ini menjadi kasus perdana corona Covid-19 di Fakfak.
Hingga Minggu 10 Mei 2020, terjadi penambahan 17 kasus Covid-19, sehingga kumulatif positif Covid-19 di Papua Barat menjadi 70 orang positif Covid-19.
Arnoldus Tiniap menjelaskan, penambahan 17 orang positif Covid-19 berasal dari Kota Sorong 8 orang, lalu Teluk Bintuni 8 orang dan 1 orang di Kabupaten Fakfak.
Dia menambahkan semakin banyaknya jumlah kasus yang dilaporkan, menggambarkan besarnya upaya dan kerja keras tim medis untuk mengungkapkan kasus dibanding besarnya masalah di daerah itu.
Berita ini sebelumnya dimuat Kabarpapua.co jaringan Suara.com dengan judul "Kakek 71 Tahun di Kota Sorong Sembuh dari Corona"
Baca Juga: Kunjungi Papua dalam Aksi Kemanusiaan, Chelsea Islan Merinding
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah