Suara.com - Kapolda Bengkulu Brigjen Teguh Sarwono menjalani isolasi mandiri setelah melakukan kontak dengan mantan Kapolda Bengkulu Irjen Supratman yang telah dinyatakan positif virus corona.
Wakapolda Bengkulu Brigjen Sahimin mengatakan setelah tiba di Bengkulu pada Minggu (10/5/2020), Brigjen Teguh Sarwono bersama istri langsung melakukan isolasi mandiri di sebuah hotel di Kota Bengkulu.
"Untuk Pak Kapolda Brigjen Teguh Sarwono beliau sedang menjalani protokol kesehatan yakni isolasi mandiri selama 14 hari ke depan," kata Sahimin, di Bengkulu, Selasa (12/5/2020).
Brigjen Teguh Sarwono tetap menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Bengkulu. Namun tugas itu dilakukan dari tempat ia menjalankan isolasi mandiri.
Nantinya, kata Sahimin, jika ada pekerjaan yang membutuhkan penanganan serius, maka akan diutus pejabat Polda Bengkulu terkait untuk menemui Kapolda di tempat isolasi mandiri.
Selain itu, Sahimin juga memastikan setelah dilantiknya Brigjen Teguh Sarwono sebagai Kapolda Bengkulu, tidak ada lagi kegiatan serah terima jabatan dengan pejabat lama di Mapolda Bengkulu.
Seluruh rangkaian serah terima jabatan telah dilakukan di Mabes Polri, saat Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz melakukan pelantikan pada Jumat (8/5/2020) di Jakarta.
Kapolda Bengkulu Brigjen Teguh Sarwono memiliki riwayat kontak erat saat pelantikan, dengan mantan Kapolda Bengkulu Irjen Supratman yang dinyatakan positif COVID-19.
Irjen Supratman saat ini diketahui juga tengah melakukan isolasi, setelah dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil uji swab.
Baca Juga: Peran Ibnu Sina Bantu Perangi Virus Corona dari Akhirat
Tidak hanya Supratman, ada tiga perwira polisi lainnya, yakni Kabid Humas Polda Bengkulu dan Kabid Dokkes Polda Bengkulu serta satu perwira lainnya yang juga positif COVID-19.
Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Bengkulu bahkan memasukkan anggota kepolisian yang positif ini dalam satu klaster, yakni klaster aparat penegak hukum. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat