Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai dukungan Program Gerakan Kurva Landai Gugus Tugas, yang melibatkan kepedulian semua orang untuk tidak tertular dan menulari virus SARS-Cov 2 atau corona jenis baru.
Deputi Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Utomo, saat menyerahkan langsung APD yang diterima Direktur Pengelolaan Logistik Dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, di Kantor BNPB, Jakarta (12/5/2020) menjelaskan, gerakan tersebut perlu mendapat dukungan penuh untuk meningkatkan kepedulian bersama, baik dengan mengubah perilaku dan kesadaran untuk melaksanakan anjuran protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak, menggunakan masker, dan menjaga imunitas tubuh.
"Yang tidak kalah pentingnya yaitu memberikan dukungan pelayanan medis terutama memastikan ketersediaan APD bagi tenaga kesehatan," katanya.
Bantuan APD dari Kemenparekraf berupa 4.000 hazmat, 4.000 safety goggle, 4.000 face shield, 4.000 masker, 4.000 nurse cap, 4.000 gloves, dan 4.000 boots.
Fadjar mengatakan, dukungan bantuan ini merupakan langkah nyata Kemenparekraf dalam membantu tenaga kesehatan dan memberikan dukungan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Ucapan terima kasih disampaikan pula kepada BNPB, karena telah menerima bantuan dan akan membantu dalam mendistribusikannya kepada para tenaga kesehatan.
"Kita harus tahu dan paham bahwa satu-satunya cara untuk melandaikan kurva adalah memastikan bahwa kita tidak menularkan virus dan orang lain tidak menularkannya kepada kita dengan mengubah perilaku. Insya Alah dalam waktu dekat ini, Kemenparekraf masih akan memberikan dukungan APD yang lebih lengkap," kata Fadjar.
Kemenparekraf sebelumnya telah berkomitmen untuk mendukung dalam mencegah penyebaran Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan, di antaranya dengan mendukung pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dengan sejumlah program stimulus, di sisi lain juga memberikan bantuan alat-alat kesehatan.
“Tenaga kesehatan berada di garda terdepan dalam perang melawan wabah ini. Mereka berdedikasi tinggi dan ikhlas mempertaruhkan nyawa dan meninggalkan keluarga untuk menolong pasien positif Covid-19, maka selayaknya kita dukung dengan menyiapkan akomodasi dan alat-alat kesehatan agar mereka dapat bekerja dengan aman dan tenang,” ujar Fadjar.
Baca Juga: Whisnutama Akan Rombak Anggaran Kemenpar untuk Lawan Corona
Berita Terkait
-
Kemenparekraf Fasilitasi UMKM Pariwisata Akses 5 Skema Bantuan Pemerintah
-
Whisnutama Akan Rombak Anggaran Kemenpar untuk Lawan Corona
-
6 Tim Timor Leste Tampil di Grand Final Festival Paduan Suara Gerejawi 2019
-
Festival Paduan Suara Gerejawi Bisa Angkat Ekonomi Masyarakat Perbatasan
-
Perkuat Silaturahmi, Poltekpar Medan Selenggarakan Parents Day
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
LPDP Masih Hitung Nilai Pengembalian Dana Beasiswa Alumni AP Suami Dwi Sasetyaningtyas
-
Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Resmi Jadi Tersangka: Positif Sabu!
-
Di Hadapan Raja Yordania, Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perdamaian di Palestina
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!