Suara.com - Anggota Komisi C DPRD Jakarta S Andyka mengatakan pihaknya telah menyepakati anggaran untuk Bantuan Sosial (Bansos) tahap dua untuk warga terdampak pendemi virus corona Covid-19. Satu paket Bansos tahap dua ini disebutnya bernilai Rp 255 ribu.
Nilai paket ini bertambah dari Bantuan yang diterima oleh warga saat Bansos tahap 1. Saat itu, nilainya hanya Rp 149.500 untuk tiap Kepala Keluarga (KK) yang terdaftar.
"Satu paket untuk bansos (tahap) kedua ini Rp 255 ribu," ujar Andyka saat dihubungi, Selasa (12/5/2020).
Andyka mengatakan beberapa barang yang ditambahkan adalah seperti beras dan sarden. Selain itu ada juga penambahan barang yang sebelumnya tidak diterima di Bansos tahap satu.
"Ada penambahan beras, sebelumnya beras 5 kg, sekarang 10 kg, seperti sarden isinya 4, ada biskuit juga, ada kecap," jelasnya.
Andyka mengatakan nantinya Bansos tahap dua ini akan diterima oleh sekitar 2.030.000 Kepala Keluarga (KK). Pihaknya nanti kedepannya akan melakukan pengawasan terhadap penyaluran Bansos ini.
"Fungsi kita pengawasan saja, kita pasti melakukan pengawasan itu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS