Suara.com - Sosok selebgram Indira Kalistha mendadak menuai sorotan di media sosial setelah dinilai meremehkan bahaya pandemi virus corona.
Dalam sebuah podcast YouTube milik Gritte Agatha, Indira Kalistha mengklaim bahwa semua penyakit bisa menyebabkan kematian, sehingga ia memilih untuk mengabaikan anjuran pencegahan Covid-19.
Ia secara blak-blakan mengaku tidak suka memakai masker dan mencuci tangan setiap kali menerima barang yang diantar oleh ojek online.
Klaim Indira Kalistha tersebut seketika menjadi bulan-bulanan warganet. Banyak yang memberikan komentar pedas kepadanya karena dinilai meremehkan bahaya virus corona.
Salah satunya dilontarkan oleh seorang perempuan yang mengaku sebagai dokter di puskesmas.
Dalam pernyataanya, sang dokter menceritakan perjuangannya saat menjadi garda depan perang melawan Covid-19, di mana ia diwajibkan memakai alat pelindung diri lengkap termasuk masker.
"Saya ngerti banget mba, pakai masker untuk keluar rumah itu sesak dan panas, saya juga merasakan hal yang sama. Tapi coba mbak Indira pikirkan baik-baik, apa tujuannya peraturan ini dibuat?" tanyanya. seperti dikutip Suara.com, Kamis (15/5/2020).
Ia lantas menerangkan pentingnya memakai masker di saat-saat darurat pandemi seperti ini. Sebab, banyak orang yang terpapar Covid-19 tanpa menunjukkan gejala.
"Kalau misalnya nih, mba Indira kena penyakit Covid019 mungkin gak bergejala, kemudian mbak gapake masker, terus batuk, ditutup pakai tangan, terus gak cuci tangan, megang barang lain. ada orang yang berisiko megang barang tersebut. Apakah mba ga merasa kalau itu tindakan salah?" sambungnya.
Baca Juga: Tinggali Hobi Slenderman, NF Gadis Pembunuh Balita Kini Rajin Mengaji
Sang dokter kemudian berkata semestinya Indira Kalistha memikirkan ucapannya tentang virus corona.
Apalagi sebagai selebgram, kata dia, Indira Kalistha memiliki pengikut yang banyak sehingga apa yang dilontarkan bisa dicontoh banyak orang. Padahal, bahaya virus corona nyata adanya.
Ia menyesalkan pernyataan Indira Kalistha yang blak-blakan cuek dengan anjuran memakai masker dan rajin cuci tangan.
"Hari ini saya dengar ucapan Mba Indira yang terlalu menyepelekan. Sedih saya mba rasanya," terangnya.
Untuk itu, kedepannya ia meminta supaya Indira Kalistha bersedia membantu upaya para tenaga medis yang sudah mati-matin berjuang memerangi virus corona.
"Mba Indira yang saya hormati, saya mohon kerja samanya untuk sama-sama memerangi virus ini bareng-bareng ya? Tenaga medis ga bisa jalan sendiri kalau gak ada dukungan dari teman-teman yang sama untuk memutus mata rantai penyebaran," tulisnya memungkasi.
Tanggapan dokter itupun kini viral di media sosial dan menuai dukungan dari warganet selepas dibagikan akun @subtanyari. Sejak diunggah, telah mendapat 5 ribu retweets dan 19,7 ribu likes.
Berita Terkait
-
Soroti Indira Kalistha, Inul Daratista : Ngomongnya Kayak Nggak Sekolah
-
Diduga Tak Laku karena Wabah Corona, Pedagang Buang Sayuran ke Sungai
-
Didera Angin Topan, Ratusan Ribu Warga Filipina Berdesakan di Pengungsian
-
Selebgram Ayana Moon Ungkap Perbedaan Ramadan di Indonesia dan Korsel
-
Mengacu Film Contagion, Matt Damon Sebut Covid-19 Bisa Diprediksi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis