Suara.com - Sebuah asteroid mendekati bumi jelang Idul Fitri akhir pekan ini. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan asteroid 136795 (1997 BQ) melintas dekat Bumi.
Jarak papasan dekatnnya mencapai 16 kali jarak Bumi-Bulan.
"Jadi masih dapat dikatakan aman, tidak akan berdampak," kata peneliti dari Pusat Sains Antariksa Lapan Emanuel Sungging Mumpuni, Jakarta, Kamis (21/5/2020).
Asteroid itu tidak akan berdampak pada Bumi saat melintas dekat Bumi. Karena jarak lintasan terdekatnya ke Bumi masih tergolong aman.
Asteroid itu akan melintas dekat Bumi pada Jumat (22/5) pukul 04.44 WIB pada jarak 6,16 juta kilometer.
Asteroid itu berukuran 1,5 kilometer dan dikategorikan sebagai Asteroid Apollo dengan kelas spektral S (siliceous) serta Asteroid Berpotensi Berbahaya.
Emanuel menuturkan sebetulnya peristiwa asteroid melintas dekat Bumi senantiasa terjadi. Oleh karena itu, harus selalu diawasi besar, arahnya, serta lintasannya yang mendekat Bumi.
Perlu diketahui, besaran dampak yang ditimbulkan asteroid jika menabrak Bumi sangat bergantung pada ukuran besar asteroid.
Emanuel mengatakan jika ada asteroid yang begitu besar menabrak Bumi, maka dampaknya bisa sampai menyebabkan kepunahan dinosaurus. (Antara)
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Bahan Penelitian Baru dari Foto Close Up Asteroid Ryugu Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda