Suara.com - Kabar duka datang dari dunia olahraga Jepang yang kehilangan salah seorang atlet gulatnya bernama Hana Kimura. Hana merupakan pegulat muda yang memiliki darah Indonesia yang meninggal pada usia yang begitu muda yakni 22 tahun.
Berita duka ini dikonfirmasi oleh manajemen Hana Kimura, Stardom, melalui Twitter pada Sabtu (23/5/2020).
"Penggemar Stardom, dengan berat hati kami sampaikan kabar bahwa Hana Kimura kita telah meninggal dunia. Mohon beri rasa hormat dan biarkan waktu memproses kejadian ini. Kirimkan doa dan semangat kepada keluarga dan kerabatnya. Kami sangat menghargai dukungan kalian di masa sulit ini," tulis @we_are_stardom.
Lantas siapakah Hana Kimura yang kematiannya tengah menjadi pembicaraan publik Indonesia sehingga menjadi trending topic Twitter? berikut fakta-fakta tentang Hana Kimura.
1. Pegulat Muda
Hana Kimura adalah pegulat profesional asal Jepang yang lahir pada 3 September 1997. Ia memulai debut pertandingan gulatnya di usia 18 tahun pada 20 Maret 2016.
Pade debut pertamanya itu, Hana kalah dari pegulat Reina Saiki. Lalu pada tahun yang sama di bulan Juli, Hana berhasil meraih JWP dan Daily Spots Women Tag Tea Championship bersama Hanako Nakamori.
Namanya kemudian semakin bersinar ketika bergabung di manajemen Stardom pada September 2016 dan bergabung di stable Oedo Tai.
Dari sini, Hana Kimura berhasil meraih Goddess of Stardom Championship bersama Kagetsu.
Baca Juga: The King: Eternal Monarch Episode 12, Luna Nyamar jadi Jung Tae Eul
2. Orang Tua Pegulat
Ketertarikan Hana Kimura di dunia gulat profesional ternyata tak luput dari pengaruuh orang tuanya. Sang Ibu, Kyoko Kimura ternyata juga merupakan pegulat profesional yang juga tergabung dalam stable Oedo Tai.
Sementara itu sang ayah, Isao Kobayashi merupakan atlet MMA fighter.
3. Berdarah Indonesia
Meski kedua orang tua Hana Kimura adalah atlet profesional Jepang, namun ternyata Hana Kimura memiliki darah Indonesia.
Hal ini dikonfirmasi oleh teman sang Ibu Kris Wolf dalam sebuah siaran Twitter-nya. Ibu Hana pernah menikah dengan orang Indonesia, namun bercerai.
Berita Terkait
-
Cara Mantan Pegulat WWE Siksa Motor Bikin Elus Dada, Serasa Odong-odong
-
Kenalan dengan Valerie Loureda, Pegulat Seksi yang Dituduh Implan Payudara
-
Dilahirkan Kembar, Dua Pegulat Cantik Ini Sekarang Juga Hamil Barengan
-
Mengenal Ralfy Jansen, Jebolan PB Djarum yang Kini Bela Timnas Jerman
-
Wah, John Cena Gagal Lelang Supercar Akibat Langgar Aturan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel