Suara.com - Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5/2020), tanpa adanya laporan langsung mengenai kerusakan akibat gempa.
Gempa memiliki kedalaman 37 km dan berpusat di 30 km barat laut Levin, kota di Pulau Utara dekat Wellington, menurut Geonet.
Gempa susulan juga terjadi dengan magnitudo 3,5, kemudian 3,6 dan selanjutnya 3,7.
Geonet awalnya mengklasifikasikan magnitudo gempa 5,9.
Layanan Darurat di Wellington menyebutkan tidak ada laporan langsung mengenai kerusakan akibat gempa. Semua layanan kereta di Wellington dihentikan sementara sambil para tenaga teknis mengevaluasi dampak akibat gempa, demikian layanan Metlink setempat di akun Twitter.
Menurut saksi Reuters yang dilansir Antara, merasakan guncangan kuat di Wellington.
Sejumlah warga juga melaporkan hal serupa.
Selandia Baru terletak di "cincin api" yang aktif secara seismik, busur gunung api sepanjang 40.000 km.
Kota Christchurch masih dalam proses pemulihan gempa bermagnitudo 6,3 pada 2011, yang menelan 185 korban jiwa.
Baca Juga: Ini Pemicu Gempa Pangandaran Magnitudo 5 Siang Tadi
Sumber: Antara/Reuters
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap