Suara.com - Nasib malang menimpa seorang pengemudi ojek online bernama Chaerul Wachyudin. Di hari kedua Lebaran, Ia kehilangan motornya saat sedang membeli pesanan makanan milik pelanggannya.
Insiden ini diceritakan oleh seorang pengguna Instagram @putriaulia yang merupakan pelanggan Chaerul. Unggahan Putri ini kemudian tersebar luas dan di-repost oleh akun Instagram @lambe_turah, Selasa (26/5/2020).
Putri mengunggah tangkapan layar percakapannya dengan Chaerul yang melaporkan bahwa dia harus mengantar pesanan makanan lebih lama lantaran motornya hilang.
"Mbak, tunggu yah. Motor saya hilang dicuri orang," tulis Chaerul pada pelanggannya.
Kontan saja pemberitahuan Chaerul itu membuat Putri kaget dan merasa kasihan. Gadis itu kemudian menawarkan bantuan yang bisa mengurangi beban Chaerul.
Ia menyarankan agar Chaerul segera melaporkan ke polisi. Terlebih, Chaerul mengaku BPKB motornya ia simpan di jok. Ia berencana untuk menggadaikan motor satu-satunya itu untuk biaya sekolah anaknya.
Chaerul pun pamit ke Polsek dahulu kepada Putri untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.
Putri lantas berinisiatif untuk mengumpulkan donasi demi membantu pengojek online yang kehilangan tepat di hari kedua lebaran.
Melalui sosial medianya, Putri mengumpulkan bantuan lewat nomor rekening yang diberikan Chaerul Wachyudin.
Baca Juga: Ubisoft Hadirkan Battle Pass di Brawlhalla
Yang membuat Putri semakin terharu adalah kedatangan Chaerudin yang tetap mengantarkan pesanan makanannya begitu selesai membuat surat kehilangan di Kantor Polisi.
"Ya Allah bapak ini tiba-tiba datang tetap mau nganter makanannya, diantar sama teman sesama ojolnya," tulis Putri sembari membubuhkan emotikon menangis.
Nasib malang yang menimpa tukang ojol ini pun sontak membuat warganet yang menyimak menjadi ikut terharu dan menyelipkan doa agar bisa segera mendapat bantuan.
"Semoga dilancarkan rejekinya Bapak ojol, dan bisa ketemu tu motornya , Amin," tulis warganet.
"Ikhlasin ya pak, semoga Allah menggantinya dengan berlipat-lipat ganda," tambah warganet lainnya.
Sementara itu tak jarang pula warganet yang mengutuk pencuri motor ojol itu, "Yang nyuri bener-bener ya, astaghfirullah enggak punya hati ih".
Berita Terkait
-
Ojol Kreatif! Layar Sentuh HP Rusak, Ia Gantikan dengan Teknologi Ini
-
Wanita Korban Curanmor Histeris, Waspada Masker Corona Gratis Isi Obat Bius
-
Aksi Maling Jebol Kunci Stang Motor Hanya Pakai Kaki, Harus Ekstra Waspada
-
Ngaku Butuh Uang, Napi yang Baru Saja Bebas Kembali Berulah
-
Jadi Spesialis Curanmor di Parkiran Masjid, Rossi Dibekuk Polisi
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya