Suara.com - Seorang laki-laki berinisial HG ditangkap aparat kepolisiamn lantaran telah mengunggah tulisan arab dan gambar logo palu arit yang identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) di akun Instagram (IG) pribadinya, @banguntidurtidurlagi.
Seperti diwartakan Metrojambi.com--jaringan Suara.com, pelaku yang merupakan warga Jalan Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar diciduk polisi pada Minggu (31/5/2020) sekira pukul 17.30 WIB.
Saat ini, penyidik Polres Tanjabbar masih melakukan pendalaman terhadap pelaku. Temasuk dugaan pelaku mengalami gangguan kejiwaan.
"Kami telusuri dulu. Kalau gangguan jiwa kenapa tidak dirawat," ujar Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro saat dikonfirmasi.
Berdasarkan catatan medis, pelaku disebutkan mengalami gangguan kejiwaan. Namun demikian, Guntur mengatakan pihaknya tetap akan melakukan pendalaman terlebih dahulu, sebelum menentukan langkah selanjutnya.
"Dia ini punya catatan pemeriksaan gangguan kejiwaan. Pengobatan rutin di RS Daud Arif," kata Guntur.
Mantan Koorspripim Polda Jambi itu menambahkan, mengatakan pihak juga meminta keterangan orang tua pelaku. "Kita selidiki semua yang berkaitan dengan bersangkutan," ucapnya.
Lebih lanjut Guntur mengatakan, pelaku diamankan setelah postingan yang diunggahnya viral.
"Awalnya Tim Petir melakukan penyelidikan berdasarkan postingan dan foto-foto yang ada di akun tersebut. Setelah kita ketahui alamatnya langsung kita datangi ke rumahnya," kata Guntur.
Ditambahkan Guntur, pihaknya berhasil bertemu dengan HB dan orang tuanya. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap identitas dan barang-barang HB termasuk HP milik HB yang di duga digunakan untuk memposting di akun Instagram.
Baca Juga: Ngumpet Ogah Menyerah, Satu Pelaku Teror Polsek Daha Selatan Tewas Ditembak
"HP dan barang yang berkaitan diperiksa juga," kata dia.
Berita Terkait
-
Ada Sepatu Berlogo Palu Arit, Sejumlah Pihak Kaitkan dengan Kebangkitan PKI
-
Geger Bendera Merah Putih Logo Palu Arit di Kampus, Polisi Cari Pelaku
-
Bendera Merah Putih Berlogo Palu Arit Berkibar di Makassar
-
Heboh Merah Putih Logo Palu Arit Berkibar di Kampus, Ini Respons Unhas
-
CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Pakai Kemeja Merah Berlogo Palu Arit?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar