Suara.com - Aksi protes George Floyd tidak selamanya berujung pada kerusuhan antara demonstran dan polisi. Ada juga yang berujung pada aksi damai oleh kedua belah pihak.
Salah satunya di Flint Township, Michigan, seorang sheriff setempat bersorak memberi tahu para demonstran bahwa ia bersama dengan demonstran.
Menyadur ABC News, Sheriff Genesee County, Chris Swanson, mengatakan kepada pengunjuk rasa dia dan anggotanya akan berjalan bersama mereka, daripada berpatroli.
"Saya ingin membuat ini menjadi parade, bukan protes. Kami ingin bersama kalian, sungguh," katanya.
"Saya akan melepas helm, meletakkan tongkat, saya ingin menjadikan ini parade, bukan protes," teriaknya.
Swanson kemudian berbaris bersama para pemrotes. Video aksinya kemudian viral di media sosial Twitter.
Pada kesempatan konferensi pers hari berikutnya, Swanson mengatakan anggotanya ingin proaktif dalam menangani masalah perlakuan pria keturunan Afrika-Amerika oleh petugas polisi.
"Itu tindakan untuk bersuara. Penegak hukum dapat berbicara, mereka dapat berbicara, mereka dapat berjanji, yang semuanya merupakan bagian dari frustrasi," katanya kepada media.
"Seperti yang saya katakan kemarin kita melihat sekelompok orang, putih dan hitam, muda dan tua, dari seluruh penjuru - Indiana, Detroit - dan mereka frustrasi karena suara mereka belum terdengar." tambahnya.
Baca Juga: Viral 'Batman' dan 'Joker' Muncul di Demo Kematian George Floyd
Aksi serupa juga dilakukan oleh anggota kepolisian di New Jersey, yang juga terdapat kasus kerusuhan dalam demonstrasi George Floyd.
Kepala polisi Camden, Joe Wysocki, bergabung dengan barisan pawai di Camden pada Sabtu sore (30/05), mengenakan seragam, masker pelindung, dan tanda perdamaian.
"Kemarin adalah contoh lain dari keterlibatan kami yang berkelanjutan dan dialog yang sangat nyata, kami lakukan dengan penduduk di seluruh Camden yang telah menjadikan agensi kami bagian dari gerakan kota ini," kata Wysocki dalam pernyataan emailnya dikutip dari ABC News.
"Kami tahu bahwa bersama-sama akan lebih kuat, kami tahu bahwa bersama-sama di kota Camden, kami dapat menciptakan ruang untuk de-eskalasi dan dialog bersama kepolisian," tambahnya.
Sebelumnya, aksi serupa dilakukan oleh pihak kepolisian di Santa Cruz, termasuk sang Kepala Polisi, Andy Mills.
Dikutip dari New York Post, mereka bergabung dengan ratusan orang untuk berkumpul di Santa Cruz, California pada hari Sabtu (30/05) yang melakukan berlutut mengenang kematian George Floyd.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli
-
Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng
-
Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi
-
Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda
-
Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir
-
Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat
-
Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan
-
Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri