Suara.com - Saudara laki-laki George Floyd meminta para pengunjuk rasa untuk menahan diri dari penggunaan kekerasan selama melakukan aksi.
Menyadur 9News, Selasa (2/6), Terrence Floyd mengatakan hal tersebut saat berkunjung ke sebuah persimpangan di selatan Minneapolis, tempat sang kakak ditindih lehernya oleh petugas polisi hingga meninggal.
"Saya mengerti kalian kesal," ujar Terrence kepada khalayak. Tetapi, sambung dia, dengan kerusuhan dan penghancuran, "tidak akan membawa saudara saya kembali."
"Mungkin terasa baik untuk beberapa saat, seperti saat Anda mabuk, tapi ketika Anda selesai, Anda akan bertanya-tanya apa yang telah Anda lakukan," sambung dia.
Alih-alih memakai kekerasan dan rusuh, Terrence mengajak pengunjuk rasa melakukan perjuangan dengan cara lain seperti menggunakan hak pilih dengan baik dan benar.
"Mari berhenti berpikir bahwa suara tidak berharga dan memilihlah, tidak hanya memilih untuk presiden, tetapi juga untuk pemilihan pendahuluan, untuk semua orang," kata dia.
"Didiklah dirimu sendiri dan ketahui siapa yang kamu pilih. Dan itulah cara kami maju dan menghantam mereka," sambung dia. "Ayo beralih. Lakukan ini dengan damai."
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah