Suara.com - Presiden AS, Donald Trump menyisipkan nama George Floyd dalam pidatonya tentang angka pengangguran yang menurun dan Joe Biden bereaksi keras tentang hal ini. Menyadur BBC pada Sabtu (06/06/2020) Biden menyebut Trump 'tercela'.
"Kata-kata terakhir George Floyd, 'Saya tidak bisa bernapas, saya tidak bisa bernapas' bergema di seluruh bangsa ini dan terus terang di seluruh dunia," ungkap Joe Biden dalam pidato kampanye di Dover, Delaware.
"Agar presiden mencoba memasukkan kata-kata lain ke mulut George Floyd, aku terus terang berpikir itu tercela," lanjutnya.
Tak cuma itu, Biden juga terang-terangan mempertajam serangannya dan berkata Trump menunjukkan 'yang terburuk' dari sebagian orang Amerika dan 'mungkin ada sekitar 10 hingga 15% orang yang tidak baik di luar sana'.
Sebelumnya, pada Jumat (05/06/2020), Donald Trump berpidato di Gedung Putih tentang angka pengangguran yang menurun. Ia merayakannya dengan menyebut 'George Floyd seharusnya bangga dengan hal ini'.
"Kita semua melihat apa yang terjadi minggu lalu. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi. Mudah-mudahan George melihat ke bawah dan mengatakan ini adalah hal hebat yang terjadi untuk negara kita. Ini hari yang hebat baginya," kata Trump.
Di tengah pandemi virus corona, Donald Trump menyampaikan pidato tentang turunnya angka pengangguran di AS.
Laporan terbaru pekerjaan bulanan AS menunjukkan ada penambahan 2,5 juta pekerjaan dan hal ini bertentangan dengan prediksi ekonom sebelumnya yang mengatakan akan ada penurunan signifikan.
Meski begitu, tingkat pengangguran pada pekerja kulit hitam merangkak naik dari 16,7% jadi 16,8%.
Baca Juga: Data Pengangguran AS Buat IHSG Merah di Akhir Pekan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor