Suara.com - Korban meninggal kembali berjatuhan. Sedikitnya 979 orang, termasuk tenaga kesehatan dan pejabat, meninggal di negara bagian Kano, barat laut Nigeria, karena penyakit yang berkaitan dengan Covid-19.
"Pasien, staf, dokter, hingga pejabat kesehatan meninggal dalam rentang waktu lima minggu terakhir," ungkap Menteri Kesehatan Osagie Ehanire dilansir Anadolu, Rabu (10/6/2020).
Berdasarkan laporan awal, sebagian besar orang yang meninggal berusia di atas 65 tahun.
Dia juga mengatakan, sekitar 50-60 persen kematian ini disebabkan oleh virus corona.
Pemerintah awalnya mengklaim bahwa mereka meninggal bukan karena Covid-19 melainkan karena "penyakit misterius".
Sebagian korban juga menderita penyakit kronis lainnya seperti meningitis, hipertensi, diabetes, dan malaria.
Sejauh ini, jumlah kasus Covid-19 di Nigeria mencapai 12.801 dan 361 di antaranya meninggal dunia. Sedikitnya 999 kematian dilaporkan di negara bagian Kano.
Pandemi virus corona telah merenggut lebih dari 406.500 nyawa di seluruh dunia.
Menurut Johns Hopkins University, ada lebih dari 7,11 juta kasus Covid-19 global dan 3,29 juta orang di antaranya sudah dinyatakan pulih.
Baca Juga: Kepala Staf Presiden Nigeria Meninggal karena Virus Corona
Berita Terkait
-
Di Nigeria, Anak-anak 'Mute' Pesan WhatsApp dari Sang Ibunda
-
Brasil Kabarkan Korban Tewas Covid-19, Jumlahnya Bikin Ngeri
-
Saat Desainer Nigeria Sulap Masker Jadi Bagian dari Mode
-
Imbas Corona, Presiden Nigeria Sebut Tak Punya Uang untuk Impor Makanan
-
Melanggar Aturan Lockdown, 2 Hotel di Nigeria Diruntuhkan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan