Suara.com - Garuda Indonesia tergelincir di Bandara Banjarmasin setelah sempat mengalami insiden pecah ban. Beberapa teknisi langsung mengganti ban pesawat Garuda Indonesia jenis Boeing 737-800 yang tergelincir di landasan pacu Bandara Internasional Syamsudin Noor, Kamis (11/6/2020) pukul 15.00 Wita.
Dari foto yang didapat melalui media sosial, beberapa teknisi tampak mengganti sisi kanan ban pesawat Garuda yang diduga pecah.
Pesawat nomor penerbangan GA532 ini tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor usai lepas landas dari Jakarta.
Berdasarkan data dari Flightradar24.com, pesawat Garuda tersebut mendarat pada, Kamis (11/6/2030) pukul 15.05 Wita.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Bandara maupun maskapai Garuda Indonesia terkait kejadian ini.
Sebelumnya, salah satu pesawat milik maskapai penerbagan Garuda Indonesia mengalami kendala teknis saat melakukan pendaratan di Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Peristiwa ini terjadi selang berakhirnya hujan deras di Kota Banjarbaru sejak pukul 15.00 Wita tadi.
Dalam keterangannya, Humas PT Angkasa Pura 1, Bandara Internasional Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria mengatakan, pesawat Garuda tersebut mengalami pecah ban. Namun ia belum bisa memastikan apakah dampaknya membuat pesawat tersebut terlencir.
“Masih kita liat kondisi di lapangan. Saat ini dalam penanganan,” katanya.
Baca Juga: Garuda Indonesia Tergelincir di Banjarmasin Ternyata dari Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer