Suara.com - Sebuah danau kawah yang jadi salah satu destinasi populer di negara bagian Maharashtra, India, berubah warna menjadi merah muda secara tiba-tiba.
Menyadur Gulf News, Jumat (12/6/2020), fenomena alam ini terjadi di danau Lonar, danau yang terbentuk sekitar 50 ribu tahun lalu usai adanya meteorit yang jatuh ke bumi.
Ahli geologi mengatakan perubahan warna danau yang terjadi dalam semalam ini adalah akibat dari perubahan salinitas atau kadar garam, dan keberadaan ganggang.
"Salinitas di danau mengalami peningkatan karena permukaan air turun secara drastis tahun ini, dan (air) menjadi lebih hangat yang mengakibatkan ganggang tumbuh lebih cepat," ujar Gajana Kharat, ahli geologi.
"Ganggang ini berubah menjadi kemerahan dalam suhu yang lebih hangat dan karenanya, danau berubah menjadi merah muda dalam semalam," imbuh Kharat.
Para ahli menyebut meski danau Lonar pernah mengalami perubahan warna sebelumnya, transformasi belum pernah setajam kali ini.
Pihak dari Departemen Kehutanan Maharashtra disebutkan tengah mengumpulkan sampe air danau guna menentukan penyebab pasti perubahan warna.
Selain itu, ahli juga menyoroti kemungkinan pergeseran warna kali ini disebabkan oleh berkurangnya aktivitas manusia akibat pandemi virus corona.
"Tidak banyak aktivitas manusia selama lockdown juga bisa mempercepat perubahan," kata Madan Suryavashi, kepala departemen geografi di Universitas Babasaheb Ambedkar.
Baca Juga: Raul Lemos Beberkan Alasan Sulit Dekati Aurel dan Azriel Hermansyah
"Tapi kami hanya akan tahu penyebab pasti begitu analisis ilmiah kami yang selesai dalam beberapa hari," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali