Suara.com - Pengusaha makanan dan pakar poligami Puspo Wardoyo mengatakan jika dulu dirinya terbiasa melontarkan lelucon apabila ulama hanya memiliki satu orang istri maka disebut masih rendah ilmunya.
Hal itu ia ucapkan ketika diundang wawancara bersama Deddy Corbuzier di channel YouTube Deddy pada hari Selasa (16/6/2020). Puspo yang memiliki empat orang istri berkelakar mengenai hal itu sambil tertawa.
"Kalau dulu kan kenapa harus dua, begitu. Lama-lama kan berubah, kenapa satu? Sekarang sudah mulai ini, kalau di kalangan umat Islam, para ulama dan kyai itu sudah kenapa satu? Satu dianggap sebagai bahan candaan, rendah lah, akhlaknya, imannya kalau setingkat ulama atau kyai," kata Puspo.
Deddy pun tergelak mengetahui hal itu dan mengulangi pernyataaan Puspo. Ia kemudian menyanggah dengan bertanya tidak semua seperti itu.
"Tapi enggak semuanya dong pak," kata Deddy.
Magician yang beralih menjadi presenter itu juga bertanya bagaimana bisa Puspo memiliki empat orang istri. Ia pun tergelitik untuk mencari tahu apakah istri pertama Puspo sempat sakit hati ketika mengetahui suaminya akan menikah lagi.
"Itu masak istri satu enggak kecewa dan enggak sakit hati pak?"
Puspo menjawab istri pertama malah harus sakit hati. Jawaban ini membuat Deddy protes. Ia merasa bingung bagaimana bisa istri pertama malah harus diwajibkan merasa sakit hati.
"Kalau enggak sakit hati itu namanya bukan manusia," jawab Puspo.
Baca Juga: Heboh Kelas Poligami Cara Dapat Istri 4, Publik: Bisnis Dibalut Agama
Berita Terkait
-
Soal Video Bintang Emon yang Viral, Deddy Corbuzier Sesalkan Ini
-
Bintang Emon ke Deddy Corbuzier: Lu yang Setting Biar Gue Ada Masalah?
-
Muncul Video Lama Deddy Corbuzier, Netizen: Dulu Imut-imut
-
WHO Kerap Ralat Pernyataan, Gugus Tugas: Kita Marahin
-
Bongkar Nama Asli Deddy Corbuzier, Ari Lasso: Imut!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT