Suara.com - Kejadian penularan Virus Corona atau Covid-19 kepada pedagang pasar kembali terulang. Kali ini, belasan orang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan terjangkit virus asal Kota Wuhan, China ini.
Wakil Camat Kebayoran Lama Sidik Rayanta mengatakan, 14 orang di pasar tersebut terkonfirmasi positif Corona. Hasil tes itu diketahui, setelah pihak kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap 59 pedagang pasar itu. Dari hasil swab test yang dilakukan pada Rabu (17/6/2020) kemarin, 45 pedagang dinyatakan negatif.
"Jumlah yang di swab sebanyak 59, jumlah positif 14 orang dan negatif 45 orang," ujar Sidik kepada wartawan, Kamis (18/6/2020).
Karena didapati 14 orang positif corona, Pasar Kebayoran Lama diputuskan untuk ditutup sementara mulai Kamis (18/6/2020) hari ini pukul 08.30 WIB tadi. Pasar tak boleh beroperasi selama tiga hari ke depan.
Selama ditutup, pasar itu juga akan disemprotkan desinfektan untuk mencegah kejadian serupa. Selain itu delapan pasar lainnya di wilayah Kebayoran Lama juga akan disemprotkan desinfektan.
"Kamis, sembilan lokasi pasar di wilayah Kebayoran Lama akan di Spraying oleh PMI Jakarta Selatan," jelasnya.
Sidik menyatakan, tak ingin kejadian penularan Corona di pasar lainnya terulang. Karena itu, selama beroperasi, pedagang dan pembeli diminta mematuhi protokol pencegahan Covid-19 seperti menggunakan masker dan jaga jarak.
"Pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar PSBB Transisi tetap berjalan," katanya.
Baca Juga: 20 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Perumnas Klender Tetap Buka
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India