Suara.com - Dua orang polisi Selandia Baru terluka dan seorang tewas saat bertugas mengatur jalan raya di Auckland pada Jumat (19/6/2020). Menyadur BBC, penembakan polisi di jalan adalah kasus yang sangat jarang terjadi di Selandia Baru.
Peristiwa ini bermula saat polisi melihat sebuah mobil yang mencurigakan di Massey, Auckland Barat. Saat itu, petugas tak mengambil tindakan apa-apa dan melupakan kendaraan tersebut.
Tak berapa lama, mobil tersebut dikabarkan menabrak pengguna jalan hingga seorang warga menderita luka serius. Polisi kemudian mendekat ke arah mobil tapi seorang pria mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah polisi.
"Pelaku kemudian menembakkan dua tembakan pada dua petugas polisi di tempat kejadian. Dua perwira itu telah ditembak dan secara tragis, salah satu dari kami telah terbunuh," kata Komisaris Polisi Andrew Coster.
Seorang saksi mengatakan kepada NZ Herald bahwa dia melihat seorang polisi yang terluka melompati pagar. "Dia jatuh ke tanah dan melihat sekeliling, memegangi dadanya, lalu dia melompati pagar dan berlari ke jalan."
Empat jam setelah kejadian itu, polisi menggerebek sebuah rumah dan menangkap dua pelaku penembakan. "Kami mengikuti jalur penyelidikan yang kuat dan prioritas kami adalah meminta pertanggungjawaban pelanggar," ujar Andrew Coster.
Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan kematian itu adalah berita buruk dan ia menyampaikan belasungkawa bagi polisi dan keluarganya. "Polisi kami bekerja keras setiap hari untuk menjaga kami dan komunitas kami aman," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer