Suara.com - Lelaki yang hanya diidentifikasi sebagai Chai (33) mengalami nasib apes baru-baru ini. Guru tersebut diringkus aparat kepolisian Chiang Mai, Thailand atas tuduhan kepemilikan konten pornografi anak-anak.
Sebelumnya, polisi Chiang Mai bersama satuan tugas Kejahatan Internet pada Anak-anak (TIGAC) melakukan penggerebekan di kediaman Chai pada Jumat (19/6/2020).
Penggerebekan itu dilakukan setelah pihak berwajib mendapat informasi mengenai kegiatan pengunduhan materi pornografi anak berusia 10 tahun via internet.
Mengalihbasakana dari AsiOne, Minggu (21/6), dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa foto porno anak laki-laki dan perempuan yang tersimpan dalam 2 laptop, 2 ponsel, USB dan kartu memori.
Chai mengakui telah mengunduh semua materi tersebut setelah bergabung dalam sebuah grup aplikasi Line.
Kepada polisi, ia mengatakan untuk mendapat materi porno, para anggota grup dikenai biaya tertentu.
Chai melancarkan aksi mesumnya ini selepas menyandang status sebagai pengangguran.
Ia sebelumnya diketahui berprofesi sebagai guru musik dan tari di sebuah sekolah swasta di Chiang Mai.
Tapi belum lama ini, ia terpaksa kehilangan pekerjaan setelah kontrak mengajarnya selesai pada masa pandemi wabah corona covid-19. Walhasil akibat ulahnya, Chai diamanan pihak kepolisian.
Baca Juga: Virgil Van Dijk Jadi Bek Favorit Mantan Bintang Film Porno Mia Khalifa
Guru tersebut didakwa atas kepemilikan materi pornografi anak dan terancam dijatuhi hukuman maksimal lima tahun penjara, denda sebesar 45,3 bath atau keduanya sekaligus.
Sebagai tindak lanjut, polisi setempat juga akan melakukan penyelidikan dalam grup Line yang digunakan pelaku lantaran kemungkinan terlibat dalam kegiatan perdagangan manusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!