Suara.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan, 10 kabupaten/kota yang berada di peringkat teratas kasus positif virus corona covid-19. Tiga kabupaten/kota di antaranya ada di Papua mendominasi.
Anggota Dewan Pakar Gugus Tugas Dewi Nur Aisyah menjelaskan urutan ini dihitung berdasarkan rasio penduduk atau jumlah kasus positif per 100.000 penduduk kabupaten/kota.
"Kita harus memperhatikan jumlah penduduk sebagai bagian yang harus kita hitung untuk melihat tingkat laju penularan dalam masyarakat," kata Dewi saat melaporkan data kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (24/6/2020).
Dalam presentasi yang ditunjukkan Dewi, jumlah kasus dengan rasio tertinggi adalah Kota Jakarta Pusat dengan 149,2 kasus per 100.000 penduduk.
Selain itu, ada 3 Kabupaten/kota di Provinsi Papua yang masuk dalam 10 besar, yakni Kota Jayapura (108 per 100.000 penduduk), Kabupaten Mimika (87,3 per 100.000 penduduk), dan Kabupaten Jayapura (73,7 per 100.000 penduduk).
Berikut urutan 10 besar kabupaten/kota dengan kasus corona tertinggi berdasarkan rasio 100.000 penduduk per Rabu (24/6/2020):
- Jakarta Pusat, DKI Jakarta (149,2)
- Jayapura, Papua (108)
- Surabaya, Jatim (107,6)
- Banjarmasin, Kalsel (94,5)
- Mataram, NTB (20,10)
- Luwu Timur (NTB (87,6)
- Mimika, Papua (87,3)
- Manado, Sulut (79,6)
- Jayapura, Papua (78,5)
- Makassar (73,7)
Sementara 5 kasus terendah dalam daftar ini antara lain; 1 Tegal, Jawa Tengah (0,06 per 100.000 penduduk); Blora, Jateng (0,11 per 100.000 penduduk); Lebak, Banten (0,15 per 100.000 penduduk); Aceh Utara, Aceh (0,17 per 100.000 penduduk); Rokan Hulu, Riau (0,18 per 100.000 penduduk).
Berita Terkait
-
Kematian Positif Corona Jatim Tinggi, Gugus Tugas COVID-19: Cari Sebabnya
-
Dokter Halodoc Buka Praktik di Aplikasi PeduliLindungi
-
Ibu Hamil Tua Positif Corona Usai Mandikan Jenazah COVID-19 di Surabaya
-
Kantor Gubernur Jatim Khofifah Disemprot Disinfektan, Siapa Positif Corona?
-
Laporkan Zero Kasus Corona Covid-19, Turkmenistan Kena Sindir AS
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah