Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dianggap berpeluang maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Bahkan pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi pun beralih mendukung Prabowo.
Hal tersebut ditemukan dalam hasil survei yang digelar oleh Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN). Survei itu dilakukan dengan tujuan melakukan jejak pendapat terkait potensi dan peluang Prabowo apabila maju kembali pada Pilpres 2024.
Sebanyak 1.100 responden yang memenuhi syarat sebagai pemilih diberikan pertanyaan siapa yang akan dipilih apabila pemilu dilakukan hari ini. Nama Prabowo dipilih oleh 15,2 persen responden dan menduduki peringkat pertama.
"Hasilnya, Prabowo Subianto juara dengan 15,2 persen," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6/2020).
Di bawah nama Prabowo ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memperoleh 12,6 persen responden, lalu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dipilih 10,8 persen, diikuti Sandiaga Uno yang mendapatkan 9,5 persen responden.
Kemudian ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 8,1 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 6,2 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 5,9 persen, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto 4,7 persen, Walikota Surabaya Tri Rismaharini 3,6 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 3,0 persen, Gatot Nurmantyo 2,3 persen, Ketua DPR RI Puan Maharani 1,1 Persen dan responden yang menjawab tidak tahu sebesar 17 persen.
Kemudian, dalam survei juga ditemukan kalau dengan bergabungnya Prabowo ke dalam pemerintahan Jokowi tidak mengikis dukungannya saat menjadi lawan di Pilpres 2019. Sebab sebanyak 56 persen responden yang beragama Islam tetap akan memilih Prabowo.
Bahkan dalam survei juga ditemukan sebanyak 10,4 persen responden yang mulanya mendukung Jokowi malah bermigrasi untuk memilih Prabowo apabila pemilu dilakukan hari ini.
Igor menjelaskan bahwa hasil survei tersebut menunjukkan sosok Prabowo yang tetap ada di hati masyarakat termasuk pendukungnya. Salah satu faktor penunjangnya ialah kinerja Prabowo selama menjadi Menteri Pertahanan.
Baca Juga: Kans Prabowo di Pilpres 2024 Diramalkan Lenyap, Tergerus Anak Muda
"Bisa dikatakan bahwa mantan Danjen Koppasus ini dianggap layak untuk maju kembali sebagai capres di pemilu yang akan datang," ujarnya.
"Fakta bahwa bertenggernya Prabowo dipuncak elektabilitas menunjukan bahwa faktor usia bukan halangan seseorang untuk ikut berkompetisi di pemilihan umum."
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG
-
Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim
-
Tragedi di Lampu Merah Cengkareng, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Kontainer saat Dibonceng Ayah
-
Gus Ipul: Koruptor di Kemensos Akan Dikejar hingga Masa Pensiun
-
Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor
-
Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan
-
Heboh Kabar Dana Program MBG Disetop, Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Tegas
-
Bukan Hanya MBG, Mensesneg Sebut Semua Program Pemerintah Bakal 'Dipelototi' Ketat
-
Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus
-
Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?