Suara.com - Seorang pria berusia 40 tahun ditangkap kepolisian Bengaluru, India, seusai memerkosa anak gadisnya yang tengah sakit.
Menyadur Gulf News, Selasa (30/6/2020), sang ayah memberi anak pil tidur, alih-alih obat flu, untuk memuluskan aksinya.
Insiden yang ini terjadi di kediaman mereka yang terletak di Haralur ini, bermula ketika korban memberi tahu ayahnya bahwa ia batuk dan pilek.
Remaja berusia 19 tahun ini langsung tertidur usai meminum obat pemberian ayahnya. Ketika terbangun esok paginya, dia mendapati sang ayah tidur di sampingnya.
Saat itu, korban menyadari bahwa dirinya mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.
Gadis itu lantas mengadu ke ibu tirinya terkait apa yang telah dilakukan sang ayah dan meminta bantuan untuk melapor polisi. Namun si ibu menolak.
Putus asa, korban sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih toilet, tapi tidak berhasil.
Ia lalu memutuskan datang sendiri ke kantor polisi untuk melaporkan ayahnya. Di kantor polisi, korban yang pingsan karena pengaruh obat pembersih kimia, langsung di larikan ke rumah sakit.
Menindaklanjuti laporan gadis tersebut, kepolisian Bengaluru disebutkan telah meringkus pelaku dan memeriksa ibu tiri. Penyelidikan dilanjutkan menunggu kondisi korban pulih.
Baca Juga: TikTok Diblokir di India
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran