Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Kamis pukul 11.00 WIB mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca di DKI Jakarta, Kamis (2/7/2020). Jakarta akan diguyur hujan sampai siang.
BMKG menyampaikan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir di wilayah DKI Jakarta.
BMKG memperkirakan hujan disertai kilat atau petir ini berpotensi terjadi dari pukul 11.30 WIB meliputi wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat.
"Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 14.30 WIB," bunyi peringatan dini BMKG.
Menurut BMKG, wilayah-wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat dan petir di Jakarta Timur meliputi Cakung dan Pulogadung, dapat meluas hingga Cipayung, Ciracas, Duren Sawit, Jatinegara, Kramatjati, Makasar, Matraman dan Pasar Rebo.
Untuk Jakarta Utara meliputi wilayah Cilincing, Kelapa Gading, Koja, Tanjungpriok dan dapat meluas ke wilayah Pademangan serta Penjaringan.
Selanjutnya Jakarta Pusat meliputi wilayah Cempaka Putih, Gambir, Johar Baru, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar, Senen dan Tanah Abang,
Lalu Jakarta Selatan meliputi wilayah Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan, Setia Budi dan Tebet.
Untuk Jakarta Barat meliputi wilayah Grogol Petamburan, Kebon Jeruk, Kembangan, Palmerah, Tamansari dan Tambora. (Antara)
Baca Juga: Bergolak, Segmen Sianok di Sumbar Berpotensi Picu Gempa Besar
Berita Terkait
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya
-
9 Wilayah Indonesia Terkena Tsunami Kecil Usai Gempa M7.7 di Filipina, Gempa Trending
-
Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks