Suara.com - Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat kembali merilis data terbaru jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. Merujuk pada data Jumat (3/7/2020) hari ini, total ada 613 pasien yang menjalani perawatan.
Itu artinya, ada tambahan sebanyak 25 pasien baru dari jumlah semula semula, yakni 588 pasien. Dari total pasien yang kini dirawat, rinciannya terdiri dari 323 pasien laki-laki dan 290 pasien perempuan.
"Pasien rawat inap semula 588 bertambah 25 orang, sehingga totalnya ada 613 orang. Terdiri dari 323 pria dan 290 wanita,” kata Perwira Penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/7/2020).
Menurut Aris, dari keseluruhan pasien yang dirawat, sebanyak 594 orang dinyatakan positif covid-19. Mereka dinyatakan positif seusai menjalani swab test dan rapid test.
“Untuk swab positif totalnya ada 594. orang, rapid positif 18 orang,” jelas dia.
Aris menyebut, ada satu orang yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sementara, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya nihil atau tidak ada.
Berita Terkait
-
Ada Tambahan 5 Pasien, Total 590 Orang Dirawat di RSD Wisma Atlet
-
RS Darurat Wisma Atlet Rawat 585 Pasien Corona, 310 Pria dan 275 Wanita
-
Viral Video Dangdutan di Wisma Atlet, Anji: Ini Mau Nularkan Virus?
-
Acara Dangdutannya Viral di Medsos, Begini Tanggapan RSD Wisma Atlet
-
Viral Dangdutan di Wisma Atlet, Musisi Anji Beri Sentilan Telak
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran