Suara.com - Viral di Twitter acara dangdutan yang digelar di rumah sakit darurat Covid-19, Wisma Atlet saat pandemi Covid-19 hingga memancing respons musisi Anji.
Melalui akun Twitter pribadinya @duniamanji, Anji membagikan rekaman berdurasi 34 detik yang menampilkan momen ketika acara hiburan tersebut digelar.
Terlihat sejumlah orang yang diduga berasal dari tenaga medis dan aparat berseragam TNI berjoget bersama menikmati lantunan musik. Mereka juga terlihat memakai masker.
Terkait video itu, Anji menyampaikan kritik. Ia menyesalkan kerumunan massa yang berada lokasi lantaran dinilai melanggar aturan physical distancing atau jaga jarak fisik.
Anji menerangkan meski pemerintah sudah mengeluarkan izin untuk menggelar acara, euforia yang ditunjukkan peserta acara dianggap kurang bijak lantaran berpotensi menularkan Covid-19. Maka dari itu, ia memberikan sindiran kepada tenaga kesehatan.
"Dangdutan di Wisma Atlet. Saya tahu izin kerumunan sudah dikeluarkan. Tapi tetap berjarak. Ini Nakes mau saling menularkan virus atau bagaimana?," cuit Anji seperti dikutip Suara.com, Senin (29/8/2020).
Tak cukup sampai di situ, Anji lantas menyindir pemerintah supaya mengizinkan musisi untuk kembali ke panggung dan menggelar konser. Sebab, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan banyak musisi kehilangan pekerjaan.
"Oke saja sih seperti itu. Tapi izinkan Musisi manggung lagi seperti ini. Kasian ribuan/jutaan Musisi yang kehilangan pekerjaan," imbuh Anji.
Sejak dibagikan, cuitan Anji itupun seketika dibanjiri komentar dari warganet yang turut menyampaikan protes.
Baca Juga: Kuburan Jadi Tempat Dangdutan dan Mabuk-mabuk, Satpol PP Depok Turun Tangan
"Kita yang nahan nahan ikut aturan pemerintah biar pandemi bisa ilang dan kembali hidup normal. Di sisi lain. Orang yang udah dikasih keringanan buat bisa kerja "normal" Malah kek gitu. Emosi kadang saya," kata @paaaan****.
"Kalo uda gini, besok-besok pemerintah dll gausah lagi deh marahin masyarakat yang bandel gak mau ngikuti peraturan yang ada," timpal @JhodiDam***.
Begitu juga dengan @mcrn** yang mengatakan, "Apapun klarifikasinya, menurutku ini tetap salah jika dilakukan saat pandemi dan di zona merah Wisma Atlet".
Sejak dibagikan, cuitan Anji telah mendapatkan 314 retweets dan 348 likes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas