Suara.com - Seorang pria di Pakistan harus berurusan dengan polisi setelah dituduh merajam istrinya, Waziran (24) hingga tewas dalam apa yang disebut 'pembunuhan demi kehormataun' atau honour killing.
Menyadur Mirror, Selasa (7/7/2020), Allah Baksh dibantu saudaranya, Kareem Baksh dalam melancarkan aksi pembunuhan yang berlangsung di kota Jamshoro, distrik Sindh, Pakistan.
Lebih kejam lagi, Allah Baksh turut memutilasi mayat istrinya. Potongan tubuh itu kemudian ditemukan di sekitar Jalan Raya Indus pada 27 Juni lalu.
Saat diidentifikasi, Waziran mengalami cedera kepala parah. Ayahnya, Gul Muhammad, sempat menyebut anaknya mati karena kecelakaan.
Namun, dia kemudian menarik kembali pernyatan itu dan menyebut putrinya meninggal karena dibunuh suami dan saudaranya. Kedua pria itu kini sudah ditangkap polisi.
Honour killing bukan suatu hal yang baru di Pakistan. Aksi kejam ini kerap dilakukan apabila seorang kerabat, terutama perempuan dianggap menyimpang atau mempermalukan keluarga.
Dua bulan lalu, honour killing juga terjadi pada dua remaja putri di bagian barat daya Pakistan.
Perempuan berusia 18 dan 16 tahun itu dibunuh usai videonya yang tengah berduaan dengan seorang pria tersebar di internet.
Baca Juga: Sadis! Sopir Taksi Online Bekasi Dibacok, Leher Sobek Bersimbah Darah
Berita Terkait
-
Tewas Nyemplung ke Sumur, Zuni Hanifah Diduga Stres Pulang dari Malaysia
-
Tewas Mengenaskan, Mayat Perempuan Bercelana Pendek Ditemukan di Sumur
-
Menteri Kesehatan Pakistan Dinyatakan Positif Covid-19 dengan Gejala Ringan
-
Identitas Mayat Perempuan di Sumur Terungkap, Diduga Belakangan Depresi
-
'Honour Killing', 2 Remaja Pakistan Dibunuh Karena Bikin Video Bareng Pria
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik