Suara.com - Pemukiman padat di Jalan Kramat Sawah, Paseban, Jakarta Pusat dilanda kebakaran pada Jumat (17/7/2020) pagi. Sebanyak 20 bangunan rumah dilaporkan ludes dilumat si jago merah.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal menyampaikan, telah mengerahkan 22 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api di pemukiman tersebut.
"Tidak ada korban jiwa, saat ini jumlah rumah yang terbakar api masih didata oleh petugas. Namun diperkirakan 20 rumah yang terbakar," kata Asril Rizal seperti dilaporkan Antara.
Asril menyebutkan sebanyak 120 personel diturunkan untuk memadamkan api yang berada di tengah-tengah pemukiman padat penduduk itu.
"Ini cukup jadi kendala ya karena akses masuk cukup sulit mengingat berada di tengah pemukiman. Sumber air juga cukup sulit," kata Asril.
Asril mengatakan, pihaknya telah mendapatkan sumber air dari Rumah Sakit Thamrin sehingga proses pemadaman lebih cepat dilakukan.
"Alhamdulillah kita dapat dari RS Thamrin. Jadi semoga api bisa segera dipadamkan," kata Asril.
Salah satu warga yang juga menjadi saksi bernama Roslin mengatakan api diduga berasal dari arus pendek listrik pada pukul 08.30 WIB.
"Jadi itu listrik tadi sempat mati. Terus tiba-tiba waktu pemiliknya nyalain lagi kayaknya baru tuh kebakar soalnya tiba-tiba ada asap," kata Roslin.
Baca Juga: Dilalap Si Jago Merah, Ruko di Dekat STIE Muhammadiyah Tebet Ludes Terbakar
Berita Terkait
-
Si Jago Merah Mengamuk di Kedubes Italia Menteng, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Ruang Server
-
Telan Kerugian Rp1,7 Miliar, Kebakaran Gudang Dekorasi Pesta di Jaktim karena Apa?
-
Dilumat Si Jago Merah, Begini Detik-detik Gedung BPJS di Cempaka Putih Terbakar
-
Mall Season City Kebakaran, Apa Pemicunya?
-
Picu Ledakan Dahsyat, Kebakaran Gudang di Dadap Bikin Warga Histeris hingga Kocar-kacir
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU