Suara.com - Tidak ada orang yang mau merasakan sakit, jika sakit orang pasti meminum obat atau membawa ke dokter untuk mengetahui sumber penyakitnya dan meminta obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut.
Namun, sebagai umat muslim tetap harus memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk meminta kesembuhan dan dijauhkan dari rasa sakit.
Mengutip dari laman NU Online, Imam An-Nawwi dalam Kitab Al-Adzkar mengutip sejumlah riwayat yang menceritakan kehidupan Rasulullah SAW saat menjenguk sahabatnya yang sakit. Dalam sejumlah riwyat Rasulullah SAW mendoakan kesembuhan sahabatnya dengan beberapa lafal doa.
Berikut doa kesembuhan untuk orang sakit yang dibaca Rasulullah SAW untuk keluarganya:
- Berdasarkan riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA
Allahumma rabban nasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syafi. La syafiya illa anta syifa’an la yughadiru saqaman.
Artinya, “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H]). - Rasulullah SAW membaca doa ini ketika sedang meruqyah salah seorang sahabat
Imsahil ba’sa rabban nasi. Bi yadikas syifa’u. La kasyifa lahu illa anta.
Artinya, “Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H]) - Doa yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak 7 kali dihadapan orang sakit
As’alullahal azhima rabbal ‘arsyil ‘azhimi an yassfiyaka.
Artinya, “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H]). - Doa ini yang dibaca oleh Rasulullah SAW ketika menjenguk sahabat Salman Al-Farisi RA sebagaimana riwayat Ibnu Sunni berikut ini.
Syafakallahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘afaka fi dinika wa jismika ila muddati ajalika.
Artinya, “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H]) - Rasulullah SAW menganjurkan membaca doa ini kepada mereka yang merasakan nyeri sambil memegang bagian yang nyeri tersebut
Bismillah, (dibaca 3 kali).
Artinya, “Dengan nama Allah.”
A‘udzu billahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadziru, (dibaca 7 kali).
Artinya, “Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan.”
Selain mendoakan orang yang sakit, Anda juga dapat mmembacanya untuk mendoakan diri sendiri ketika menderita sakit tertentu.
Itulah 5 doa kesembuhan untuk orang sakit, sesuai ajaran Rasulullah SAW
Berita Terkait
-
PERSI Jawab Tudingan RS Sengaja Mengcovidkan Pasein Demi Kucuran Dana
-
Viral, Wanita Ini Sebut Rumah Sakit Rekayasa Pasien Covid-19
-
Viral Pria Panjat Gedung Rumah Sakit, Temani Ibunya Lewat Jendela
-
Punya Bukti RS Rekayasa Kasus Covid-19, Lapor Ke Kemenkes Sekarang Juga!
-
Ditolak Rumah Sakit, Seorang Wanita Terpaksa Melahirkan di Pinggir Jalan
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis