Suara.com - Panitia Kerja Rancangan Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja terus melakukan pembahasan RUU tersebut meski diketahui saat ini DPR tengah memasuki reses. Hal itu diketahui berdasarkan agenda rapat yang belakangan diperoleh awak media.
Dalam agenda tersebut Panja RUU Omnibus Cipta Kerja menjadwalkan rapat di Ruang Badan Legislasi pada pukul 10.00 WIB, hari ini.
Rapat untuk pembahasan DIM RUU Cipta Kerja Bab III tentang Peningkatan Ekosistem investasi dan Kegiatan Berusaha Pasal 17 itu juga diselenggarakan secara virtual.
Dikonfirmasi, Wakil Ketua Baleg dari Fraksi PPP, Achmad Baidowi membenarkan perihal adanya rapat. Namun, lanjut Baidowi, ia sendiri mengatakan tidak hadir.
"Ya ada rapat. Tapi saya izin ya," ujar Baidowi saat dihubungi, Rabu (22/7/2020).
Ia kemudian mengatakan bahwa rapat pembahasan RUU Omnibus Law Cipta kerja juga dapat diakses melalui TV Parlemen lantaran disiarkan secara langsung.
"Silakan ikuti via TV Parlemen," ujar Baidowi.
Secara terpisah, anggota Baleg dari Fraksi PKS Bukhori juga membenarkan pelaksanaan rapat tersebut. Namun ia berujar Fraksi PKS enggan menghadiri rapat pembahasan RUU Cipta Kerja lantaran diadakan dalam waktu reses.
"PKS tidak mau hadir karena masa reses," ujar Bukhori saat dihuhungi.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Ingin Hapus Outsourcing, DPR: Apa Mungkin Bisa? yang Perlu Perbaiki Regulasinya
-
PPP Usulkan Sandiaga Uno Masuk Tim Pemenangan Ganjar Pranowo
-
Setelah Cak Imin Disebut Menjadi Cawapres Anies, PPP Ajak Demokrat dan PKS Gabung Dukung Ganjar
-
Surya Paloh Pilih Cak Imin Jadi Cawapres Anies, PPP: Bagus Lah, Peluang Pak Sandiaga Uno di Pak Ganjar Semakin Terbuka
-
Sandiaga Disebut Sering Tebar Pesona ke Partai Lain, PPP: Kita Nggak Pernah Ngulur-ngulur
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan