Suara.com - Ahmad Yani (49), pemilik sepeda motor yang terperosok masuk ke dalam tangki septik di Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur mengaku memiliki cerita selama memiliki kendaraan tersebut.
Yani mengaku sempat tertipu ketika membeli sepeda motor itu.
Hal itu terungkap setelah jurnalis Suara.com mendatangi langsung Ahmad Yani di Gang Dahlia, RT.01, RW.01, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (22/7/2020) pagi.
Pria yang akrab disapa Yani itu mengaku, sudah 10 tahun motor tersebut ia pakai sehari-harinya. Motor itu dibeli Yani dari kawan dekatnya, namun ia nyaris dikibuli.
"Sebelumnya ini motor kenangannya ngebantu teman dalam kesulitan saya bantu, ternyata saya kasarnya tertipu lah," kata Yani di lokasi
"Jadi kasarnya dia jual sama saya itu ternyata dianterin motornya tanpa BPKB. Saya lupa waktu itu. Paginya baru ingat BPKB, saya samperin kerumahnya ternyata BPKB di gadai di bank," sambungnya.
Menurutnya, hingga kini surat BPKB motor jenis Honda Supra Fit itu tak kunjung diberikan oleh kawan dekatnya tersebut. Kawannya kini justru sulit ditemui oleh Yani.
"Saya udah tagih tiga kali jawabannya nanti. Gimana rasanya dibohongin sama teman akrab kan emosi tinggi. Nah kenangan saya bisa nahan emosi itu," tuturnya.
Selain itu, Yani mengatakan, motornya kerap kali ditaksir oleh orang. Menurutnya, banyak orang yang menawar motor yang ia miliki tersebut.
Baca Juga: Motornya Nyungsep Masuk Septic Tank, Yani Trauma Tak Berani Pakai
"Pas saya pakai ini banyak yang pengen banyak yang nawar. Saya enggak jual, ada orang lihat motor masih cakep nih di jual enggak? Dalam hati saya BKPB-nya aja enggak ada. Jadi kenangannya itu jadi bentuk kesabaran saya disitu. Ditambah lagi kejadian terperosok kemarin," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi satu unit sepeda motor yang terperosok ke tangki septik di Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2020) sore.
"Saat hujan deras, sepeda motor tertimpa toren air yang jatuh lalu terjadi longsor dan motor ikut terperosok ke tangki septik," kata Kasi Operasional Damkar Jaktim Gatot Sulaeman seperti dikutip dari Antara, Rabu (22/7/2020).
Peristiwa itu dilaporkan kepada petugas piket damkar pukul 16.29 WIB.
Sebanyak lima personel damkar dikerahkan menuju lokasi untuk mengevakuasi motor di Gang Dahlia RT 001/RW 011, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati.
Motor merek Honda Supra Fit bernomor polisi B 6728 TJK terperosok ke dalam tangki septik sedalam dua meter. Proses evakuasi motor milik Yani dilakukan petugas menggunakan alat kerek tambang.
Berita Terkait
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran
-
Gugur Saat Bertugas, Kepala Regu Damkar Jaktim Sempat Mengeluh Nyeri Dada di Lokasi Kebakaran
-
Cegah Kebakaran Susulan, Gulkarmat Jaktim Masih Siagakan Personil di TPS Kramat Jati
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI
-
Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo
-
5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing
-
5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara