Suara.com - Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 27 Juli 2020 sudah merawat 8.129 pasien covid-19. Hingga saat ini, 5.584 orang dilaporkan sudah sembuh.
Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan jumlah pasien sembuh merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020 lalu.
"Rekapitulasi sejak 23 Maret 2020, pasien terdaftar sebanyak 8.129 pasien, pasien sembuh 5.584 orang," kata Aris dalam keterangan tertulisnya.
Menurut dia selama sehari terakhir ini atau pasien sembuh dibandingkan data hari sebelumnya mengalami penambahan sekitar 158 orang.
Rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 juga mendata sebanyak 195 pasien dirujuk ke rumah sakit lainnya, sedangkan untuk data yang meninggal dunia dicatat tetap sebanyak 3 orang.
Kemudian Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet sesuai data Senin 27 Juli 2020, merawat sebanyak 1.532 pasien.
"Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet total 1.532 orang, 862 pria, dan 670 perempuan," kata dia.
Rincian jumlah pasien yang dirawat dari 862 pria dan 670 perempuan tersebut, yakni sebanyak 1.502 orang berstatus positif COVID-19, angka ini berkurang sebanyak 57 orang dibanding laporan sebelumnya.
Kemudian terdapat 30 orang yang diduga terjangkit atau suspek COVID-19, angka tersebut bertambah sebanyak 7 orang, sebelumnya suspek berjumlah 23 orang.
Baca Juga: Lindungi Tubuh dari Virus Corona, Konsumsi 3 Suplemen Ini Setiap Hari!
Kemudian, RS Khusus Infeksi COVID-19 di Pulau Galang merawat sebanyak 45 pasien, 7 pasien berstatus positif COVID-19, angka pasien positif bertambah 1 orang dari laporan sebelumnya.
Kemudian, 38 pasien diduga terjangkit atau suspek. Untuk suspek COVID-19 datanya masih sama dengan laporan yang telah diterbitkan sebelumnya.
Pasien yang terdaftar di rumah sakit itu sejak 12 April 2020 yakni sebanyak 494 orang, sebanyak 186 orang pasien sembuh, 259 orang pasien suspek yang selesai perawatan, 2 orang dirujuk ke rumah sakit lain dan tidak ada pasien meninggal di RSD Pulau Galang. (Antara)
Berita Terkait
-
Viral Mayat Reaktif Corona Berdaster di Dalam Peti, Buat Geger Warga Medan
-
Minggu 26 Juli, Pasien Positif Corona di RSD Wisma Atlet Berkurang 15 Orang
-
Kabar Baik, Sudah Lebih dari 9 Juta Orang Sembuh dari Covid-19
-
Suyanto Pasien Positif Covid-19 Kabur, RSD Wisma Atlet Diminta Evaluasi
-
Pasien Positif Corona Kabur, RS Darurat Wisma Atlet Harus Dievaluasi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan