Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima 824 aduan atau keluhan dari masyarakat terkait penyaluran bantuan sosial (Bansos) di masa pandemi Covid-19.
Keluhan tersebut melalui aplikasi Jaga Bansos KPK sejak 29 Mei hingga 24 Juni 2020.
"Sampai saat ini yang sudah masuk ke Laporan sudah ada 824 keluhan dan Pemda yang sudah menerima itu sudah ada 227 dari 542 Pemda," ujar Anggota Tim Jaga KPK Humam Faiq dalam diskusi virtual bertajuk 'Buka-bukaan Soal Dana Bansos', Selasa (28/7/2020).
Kata Hamam aduan atau keluhan yang paling banyak dari Provinsi DKI Jakarta 36 keluhan, Jawa Barat 18 dan Jawa Timur 7 keluhan.
Kemudian kabupaten/kota atau kotamadya yang paling banyak dikeluhkan yakni Surabaya 47 keluhan, Bogor 26 keluhan dan Subang sebanyak 21 keluhan.
Dari 824 keluhan bansos tersebut, 136 sudah diteruskan ke pemerintah daerah dan 102 sudah diteruskan.
Adapun 311 keluhan sudah terselesaikan di instansi terkait.
"Yang paling banyak masuknya provinsi ke DKI Jakarta Jawa Barat dan Jawa Timur sementara di kabupaten kota kotamadya, Surabaya, Bogor, Subang. Dari 824 puluhan Bansos 136 sudah diteruskan ke pemerintah daerah Kemudian yang sudah ditindaklanjuti 102. 311 udah selesai dari itu per 29 Mei sampai 24 Juni 2020," kata Humam.
Keluhan tersebut di antaranya tidak menerima bantuan, tidak terdaftar, tidak dibagikan petugas, penerima fiktif, bantuan yang diterima kurang dan kualitas bantuan buruk saat diterima.
Baca Juga: Rawan Korupsi, Beberapa LSM Desak Bansos Corona Diganti Jadi BLT
Tag
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang