Suara.com - Dua bocah ketahuan tengah mengorek tong sampah yang ada di depan sebuah minimarket di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kakak beradik itu mengaku sedang mencari uang di dalam tong untuk membeli ubi goreng.
Video itu diunggah oleh sebuah akun Twitter @cikichimmy pada Minggu (26/7/2020). Kala itu ia baru saja berbelanja dari minimarket dan langsung menegur dua bocah yang ia temui itu.
Anak itu langsung membersihkan tangannya begitu ketahuan oleh akun dengan nama Stephie tersebut.
"Aku lagi nyari duit" kata bocah itu kepada Stephie.
Stephie kemudian menyuruh mereka untuk mencuci tangan di tempat yang disediakan minimarket.
Tak lama kemudian, Stephie mendengar bahwa si bocah laki-laki yang diduga lebih tua dari bocah perempuan bertanya pada adiknya.
"Mana uang yang tadi kalau enggak ada kita dimarahin mama di rumah loh," katanya.
Uang lima ribu rupiah yang ditunjukkan oleh bocah itu langsung membuat Stephie tercekat.
"Mereka harusnya sedang dalam masa-masa pertumbuhan tapi sudah dilempar ke jalanan buat cari duit, enggak tahu apa yang orang tuanya lakukan di rumah," cuit Stephie.
Baca Juga: Agar Produk Cokelat Tak Dicuri, Kocaknya Minimarket Ini Pasang Tulisan Unik
Lebih lanjut, Stephie menceritakan bahwa anak-anak itu tak kunjung pulang setelah ia tegur. Mereka justru berkeliaran di dekat sebuah lapak ubi goreng sambil melihat penjual itu menggoreng dagangannya.
Ketika ditanya mengapa tak mau pulang, mereka mengatakan bahwa ibu akan marah jika dua bocah itu tak membawa uang ke rumah.
Stephie lantas menanyakan anak-anak itu kepada si penjual ubi goreng. Ternyata bocah itu sebelumnya ingin membeli namun uangnya kurang.
"Iya Mbak tapi uangnya kurang jadi saya gorengin 2 aja soalnya saya yang nombok," cerita penjual ubi itu kepada Stephie.
Stephie lantas membelikan ubi yang lebih banyak kepada dua bocah itu. Ia mengaku tak bisa memberi mereka uang tunai lantaran khawatir orang tua bocah itu akan memanfaatkan anaknya menjadi 'sapi perah' pencari uang.
"Makasih kak Jimin (panggilan para Stephie-red)," kata bocah laki-laki itu dalam video yang diunggah Stephie, sementara si bocah perempuan memasang senyum lebar di wajahnya.
Berita Terkait
-
Agar Produk Cokelat Tak Dicuri, Kocaknya Minimarket Ini Pasang Tulisan Unik
-
Tengil Banget! Intip Detik-detik 2 Bocah Kempesin Boneka Minimarket
-
Minimarket Parung Bogor Dirampok, Karyawan Disekap Ditodong Senjata
-
Sedih Ditinggal Ibu, Gagan dan 2 Adiknya Bunuh Diri Bersama
-
Berlebihan Mengonsumsi Makanan Sehat Justru Tidak Baik, Berikut 4 Contohnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan