Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengumumkan telah terjadi penambahan kasus positif Virus Corona atau Covid-19 yang signifikan di Provinsi Aceh dalam sepekan terakhir. Dari catatan Satgas, jumlahnya bertambah hingga 247 kasus positif.
Satgas Covid-19 mengemukakan, penambahan kasus yang signifikan di Aceh mulai terlihat pada tanggal 28 Juli sebanyak 25 kasus. Kemudian pada keesokannya bertambah 45 kasus positif dan kemudian bertambah lagi 74 kasus positif baru pada 30 Juli 2020 kemarin.
Kurva kasus positif di Aceh terus meningkat pada Jumat, 31 Juli 2020 hari ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1441 H yakni sebanyak 103 pasien positif baru, sehingga total selama 4 hari saja di Aceh telah bertambah 247 kasus positif baru.
Padahal Aceh, menjadi salah satu provinsi dengan angka kasus positif sangat rendah, bahkan pernah mencatatkan nol penambahan kasus positif sebanyak 188 hari.
Secara kumulatif, kasus positif virus corona Aceh berada di ranking 26 nasional dengan jumlah Kasus saat ini 312 (0.3 persen nasional), 91 orang sembuh, dan 12 meninggal dunia. Sebanyak 247 kasus di antaranya bertambah dalam 4 hari ini terakhir,
Jika menilik pada peta zona resiko, dari 23 kabupaten/kota di Aceh terdapat dua zona oranye (resiko sedang) yakni Aceh Barat Daya dan Aceh Besar, 11 zona kuning (resiko rendah), dan 9 zona hijau (tidak terdampak atau tidak ada kasus).
Secara nasional, pada Jumat (31/7/2020) hari ini terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 2.040 orang, sehingga total menjadi 108.376 orang.
Dari jumlah itu, ada tambahan 73 orang meninggal sehingga total menjadi 5.131 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 1.615 orang yang sembuh sehingga total menjadi 65.907 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 60.739 orang.
Baca Juga: Walau Belum Terinfeksi, Orang Bisa Memiliki Sistem Kekebalan Covid-19
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto