Suara.com - Setidaknya sembilan orang tewas dalam kecelakan minibus di Krimea yang disebabkan oleh supir yang tertidur saat mengemudi.
Menyadur Channel News Asia, tabrakan yang melibatkan minibus dan truk ini terjadi pada Jumat (31/7) dini hari.
Insiden bermula ketika supir minibus yang mengangkut wisatawan dari kota Krasnodar, Rusia, tiba-tiba tertidur dibalik kemudi saat melintasi jalanan di dekat kota Belogorsk.
Kehilangan kendali, kendaraan berwarna kuning itu meluncur dan menabrak sebuah truk besar. Bagian depan minibus terlihat ringsek.
Tabrakan maut ini mengakibatkan tujuh orang tewas seketika di tempat kejadian.
Sementara, dua korban lainnya meninggal dunia saat tengah mendapatkan perawatan.
Adapun kecelakaan yang terjadi di ibu kota regional Simferopol ini juga mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka.
Pihak Kementerian Dalam Negeri mengatakan telah mendaftarkan kecelakaan ini ke kasus pidana dengan dugaan pelanggaran peraturan lalu lintas.
Rusia memiliki catatan kasus kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Depan Kantor Basarnas, Pengendara Motor Terlindas Mobil
Berdasarkan data dari kepolisian, hampir 17 ribu orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas tahun 2019 lalu.
Krimea, semenanjung yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014 silam ini merupakan destinasi wisata favorit bagi pekerja Soviet.
Saat ini, Krimea disebutkan juga menjadi tempat liburan menarik bagi para pelancong Rusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai