Suara.com - Seorang pelanggan membuat sebuah testimoni makanan yang dibelinya dengan cara kocak. Ia membeli sekotak donat yang diklaim langsung habis dalam waktu singkat, namun tak disangka jika lenyapnya donat-donat itu karena kehadiran sebuah piring.
Unggahan testimoni terkadang diminta oleh penjual kepada pembelinya sebagai bukti sekaligus bentuk promosi.
Namun, seorang pembeli dengan akun Twitter @djorock_ melakukan cara yang tidak biasa untuk memenuhi permintaan penjual donat yang ia beli.
Usai menerima sekotak donat penuh sesuai pesanan, pembeli itu kemudian memberikan respons tentang makanan bertabur gula tersebut.
Ia lalu mengambil gambar kotak kardus donat yang kosong seraya menunjukkan jempolnya.
"Dorong onok setengah jam wes entek wkwk (Belum ada setengah jam sudah habis -red)," tulis pembeli itu dalam sebuah pesan WhatsApp kepada si penjual.
Foto itu kontan membuat penjual manapun yang melihatnya akan merasa lega jika dagangan yang ia jual cepat habis dan banyak yang suka.
Beberapa saat kemudian, pembeli itu kembali mengirimkan sebuah foto.
"Soale tak pindah piring (soalnya aku pindah ke piring -red)," imbuh pembeli itu dalam pesannya.
Baca Juga: Ngakak, Kreatifnya Penjual Seblak Ini Pasang Spanduk Bertema BLACKPINK
Kali ini ia menunjukkan bahwa donat-donat yang ia beli itu sudah di berada di atas piring jingga.
Kontan, unggahan kedua itu membuat testimoni itu membuat warganet terpingkal-pingkal kala @djorok_ membagikannya ke Twitter.
"Aku kalau ngasih testimoni ke dagangan punya temenku," tulisnya pada Sabtu, (1/8/2020).
Warganet langsung menuliskan reaksi mereka soal testimoni dagangan tersebut.
"Diterbangkan tingg-tinggi, lalu dihempaskan begitu saja. Akhirnya jatuh di ladang jahe merah bahan jamu bubukku yang link shop**nya ada di Bio," tulis seorang warganet.
"Kelak di akhirat Anda masuk surga lewat jalur testimoni dari teman-teman yang bersaksi bahwa Anda orang baik," komentar seorang warganet pada pembeli itu.
"Sampean kok iso lucu sek mas, biyen cilikane ngidam opo? (Kamu kok lucu sih mas dulu pas kecil ngidam apa?)" tulis warganet lain.
"Padahal temennya udah ngetik "makasih bro" tapi langsung di-delete semua," kata warganet lain menduga-duga.
Berita Terkait
-
Ngakak, Kreatifnya Penjual Seblak Ini Pasang Spanduk Bertema BLACKPINK
-
Terdampak Covid-19, Cerita Samhidayah Banting Setir Jadi Penjual Masker
-
Video Ngaku Ditelantarkan Anaknya Viral, Kini Mbah Seger Dikabarkan Wafat
-
Perjuangan Suharji, Merantau ke Jakarta untuk Jualan Hewan Kurban
-
Teruskan Kredit Mobil dari Pembeli Pertama, Perlu Lakukan Hal Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka