Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan, hingga kekinian belum ada kepastian kapan pandemi virus corona covid-19 akan berakhir.
Wiku meminta masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS), daripada memikirkan sesuatu yang belum ada kepastiannya.
"Jangan tanyakan kapan pandemi akan Berakhir, tapi tanyakan pada diri kita kapan bisa disiplin pakai masker jaga jarak dan cuci tangan. Kami yakin Indonesia bisa," kata Wiku saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Dia menegaskan, virus Sars-Cov2 penyebab Covid-19 ini belum ditemukan obatnya.
Para peneliti di seluruh dunia tengah bekerja keras untuk menemukan vaksin atau obat yang bisa mengatasi pandemi.
"Virus ini Sars-Cov2 sangat berbahaya dan sangat ganas. Untuk itu kalau ada yang bertanya kapan pandemi ini berakhir, lebih baik kita bertanya kapan diri kita bisa disiplin, pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan," tegasnya.
Wiku juga menyebut penggunaan masker adalah sesuatu yang wajib ketika beraktivitas di luar rumah.
Sebab, kata dia, pelindung wajah atau face shield saja tidak cukup untuk mencegah penyebaran virus.
Sebagai informasi, hingga Senin (3/8/2020) virus corona sudah menjangkiti 113.134 orang di Indonesia, dengan jumlah kematian 5.302 jiwa, dan 70.237 orang dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Ekosistem Digital Gojek Selamatkan Ratusan Ribu UMKM dari Pandemi
Berita Terkait
-
Sepekan Berlayar, Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Norwegia Positif Covid-19
-
WHO: Mungkin Tidak Ada Senjata Ampuh untuk Melawan Virus Corona
-
Daftar Negara yang Mengalami Resesi Akibat Pandemi Virus Corona
-
Ilmuwan NIH Menemukan Target Baru untuk Pengobatan Malaria
-
China Buka Festival Bir Internasional di Tengah Pandemi Virus Corona
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba